PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS UNIT PRODUKSI DI SMK NEGERI 6 SEMARANG (Studi Kasus pada Jurusan Tata Boga Kelas XI)

Oleh : Agung Kuswantoro, S.Pd
Pengajar Jurusan Pendidikan Ekonomi, FE, Unnes, email : agungbinmadik@yahoo.com
Lembaga pendidikan tidak hanya bertugas melahirkan banyaknya lulusan, akan tetapi yang terpenting adalah seberapa besar lulusannya itu dapat berkontribusi untuk masyarakat dan mampu menghadapi tantangan di masyarakat. Oleh karena itu, sekolah harus meningkatkan kecakapan lulusan. Salah satu lembaga pendidikan adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK Negeri 6 Semarang merupakan sekolah yang bertaraf Internasional dengan empat jurusan, salah satunya adalah tata boga. Jurusan tata boga dalam pendidikan kewirausahaan lebih menonjol dibanding dengan jurusan lain, karena membutuhkan modal yang kecil, mudah memasarkan, siswa aktif dalam membuat produk. SMK Negari 6 Semarang dapat mengintegerasikan antara pendidikan kewirausahaan dan unit produksi. Unit produksi berfungsi sebagai mendesain produk, sedangkan pendidikan kewirausahaan berfungsi sebagai cara memasarkan produk, mengenalkan pada pelanggan dan sebagainya. Selain hal tersebut, sekolah telah menanamkan pendidikan kewirausahaan pada siswa. Dengan organisasi yang baik, akan menimbulkan budaya organisasi yang baik. Dalam budaya terkandung nilai-nilai. Demikian juga pada sekolah tersebut, terkandung nilai-nilai pendidikan kewirausahaan. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah nilia-nilai pendidikan kewirauhasaan berbasis unit produksi apa saja yang ditanamkan oleh guru kepada siswa pada jurusan tata boga kelas XI di SMK Negeri 6 Semarang? Strategi apa yang digunakan oleh sekolah dalam menanamkan pendidikan kewiraussahaan berbasis unit produksi pada jurusan tata boga kelas XI di SMK Negeri 6 Semarang? Penelitian ini dilakukan pada siswa jurusan tata boga kelas XI. Desain dalam penelitian ini adalah penelitain kualitatif. Subjek penelitan ini adalah individu-individu yag terlibat dalam penanaman nilai-nilai pendidikan kewirausahaan berbasis unit produksi di SMK Negeri 6 Semarang pada jurusan Tata Boga Kelas XI. Individu-individu tersebut adalah kepala sekolah, guru, siswa, tenaga kependidikan, dan stake holder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analsis sebelum di lapangan dan sesudah di lapangan. Teknik analisis sesudah di lapangan berupa reduksi data, data display, dan tahap verifikasi. Teknik pemeriksaan data yang digunakan ada empat kriteria yang digunakan, yaitu derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability).
Keyword : Penanaman Pendidikan Kewirausahaan, Berbasis Unit Produksi, Tata Boga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: