Pelatihan Bahan Ajar dan RPP Berbasis Karakter

 

Sabtu, 14 Juli 2012 di MA Uswatun Khasanah tim Pengabdi FE Unnes yang diketua Ibu Murwatiningsih, MM,dan Prof. Joko Widodo dengan anggota Nina Oktarina, Agung Kuswantoro, Dorojatun, Henky Pramusinto, Dwi Cahya, Rini Styo, Indah Fajarini, dan Linda Agustina mengadakan pengabdian masyarakat kepada yayasan Darul Uswah yang dihadiri oleh 25 guru yayasan tersebut. Materi pengabdian tersebut adalah pelatihan bahan ajar dan RPP berbasis karakter. Meski liburan, para guru tetep bersemangat untuk sharing tentang pendidikan.

Ibu Nina menatakan bahwa salah satu tugas guru adalah materi ajar. akan tetapi, di dalam lapangan kebanyakan guru materi ajar menggunakan LKS. akhirnya LKS dijadikan oleh beberapa orang untuk lahan bisnis. sebenarnya, jika guru mengembangkan bahan ajar dan perencanaan pembelajaran maka akan menjadikan ladang emas bagi seorang guru. Dengan membuat materi aja dan RP, akan menjadikan sebuah bahan ajar, hand out perkuliahan, dan buku pendidikan yang menarik. materi ajar yang dikembangkan oleh guru disesuaikan dengan karakteristik, permasalahan, dan kebutuhan siswa di sekolah itu. artinya, bahwa materi ajar dan RPP berdasarkan kepada kebutuhan siswa.

Hal-hal yangg terkait dengan pemilihan bahan ajar yaitu penentuan jenis materi, kedalaman materi, ruang lingkup materi, urutan penyajian materi, perlakuan yang dibutuhkan, dan pemilihan sumber bahan ajar.

Bahan Ajar berbasis Karakter

Bahan ajar merupakan informasi, alat, dan teks yg diperlukan guru selama proses pembelajaran. Fungsinya membantu guru dalam mencapai komp[etensi siswa. Karena itu mesti disusun secara sistematis. Karakter adalah kepribadian seseorang yang terbentuk melalui integrasi antara pemahaman, sikap terhadap nilai-nilai tertentu dan perilaku sehari-hari.

Bahan ajar berbasis karakter adalah bahan ajar yang memungkinkan seorang guru mampu menyajikan materi ajar sedemikian rupa sehingga siswa mampu memahami, menentukan sikap, dan berperilaku sesuai dengan bahan ajar tersebut. Dalam hal ini bahan ajar berfungsi sebagai alat untuk membentuk kompetensi, membentuk karakter, alat ukur penilaian, dan pondasi bagi karakter yang lebih tinggi pada materi berikutnya.

Bentuk bahan ajar yaitu bahan cetak (hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet dan lainnya), audio visual (film, VCD), audio (radio, kaset, CD audio, piringan hitam), visual (foto, gambar, model/maket), dan multi media (CD interaktif, computer based, internet).

Prinsip bahan ajar adalah (1) mulai dari yang mudah untuk memahami yang sulit, dari yang kongkret untuk memahami yang abstrak, (2) pengulangan akan memperkuat pemahaman, (3) umpan balik positif akan memberikan penguatan terhadap pemahaman peserta didik, (4) motivasi belajar yang tinggi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar.

Menyusun RPP

Landasan RPP adalah PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 bahwa perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 kompetensi dasar yang terdiri atas 1 atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih. Manfaat RPP adalah Memberikan petunjuk secara rinci pertemuan demi pertemuan mengenai kompetensi, tujuan, ruang lingkup materi yang harus diajarkan, kegiatan belajar mengajar, media dan evaluasi yang harus digunakan.

Alur RPP adalah SK dan KD yang ada pada silabus kemudian dijabarkan melalui RPP. Komponen RPP yaitu tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode dan model pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.

Prinsip-prinsip penyusunan RPP yaitu memperhatikan perbedaan individu peserta didik, mendorong partisipasi aktif peserta didik, mengembangkan budaya membaca dan menulis, memberikan umpan balik dan tindak lanjut, keterkaitan dan keterpaduan antar komponen-komponen RPP, dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

Berikut Contoh format RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Kuliah : …

Kelas/Semester : …

Pertemuan Ke- : …

Alokasi Waktu : …

Standar Kompetensi : …

Kompetensi Dasar : …

Indikator : …

I. Tujuan Pembelajaran : …

II. Materi Ajar : …

III. Metode dan model

pembelajaran : …

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan pertama,

1. Kegiatan Awal : …

2. Kegiatan Inti : …

3. Kegiatan Akhir : …

Pertemuan kedua, dst.

V. Alat/Media/Sumber Belajar : …

VI. Penilaian : …

 

Langkah-langkah Menyusun RPP yaitu (1) mengisi kolom identitas, (2) menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pertemuan yang telah ditetapkan, (3) menentukan SK, KD, dan Indikator yang akan digunakan ( terdapat pada silabus yang telah disusun), (4) merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK, KD, dan Indikator yang telah ditentukan. Lebih rinci dari KD dan Indikator, pada saat-saat tertentu rumusan indikator sama dengan tujuan pembelajaran, karena indikator sudah sangat rinci sehingga tidak dapat dijabarkan lagi, (5) mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran, (6) menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan, (7) merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal, inti, dan akhir, (8) menentukan alat/media/ sumber belajar yang digunakan, (9) menyusun kriteria penilaian, lembar pengamatan, contoh soal, teknik penskoran, dan lainnya.

Tidak semua materi yang ada di sini saya tuliskan dimuat ditulisan ini, karena keterbatasan tempat. Dari diskusi tersebut antusias para peserta sangat tinggi, terlihat emapt peserta bertanya mengenai bahan ajar dan RPP. pertanyaan tersebut meliputi (1) merasa berat para guru jika membuat RPP, meskipun itu adalah pekerjaan merekan, (2) cara memberikan batasan dalam eksplorasi, elaborasi, dan afirmasi, (3) karakter itu apakah ada panduannya?, (4) perbedaan RPP jika di MI dan MA?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab oleh Ibu Mur dengan jelas. Pelatihan tersebut diakhiri dengan praktek membuat RPP dan bahan ajar yang dipandu oleh Tim Pengabdian. Para peserta sangat senang dengan pelatihan ini. Semoga pelatihan ini memberikan manfaat bagi para guru. Pelatihan ini berakhir dengan  menyanyikan yel-yel tentang RPP,,sebagaimana pada http://www.youtube.com/watch?v=hyGdRpziCn4&list=UUUO2hLLjjAbE1NfsRq7BymA&index=1&feature=plcp

Penulis : Agung Kuswantoro, S.Pd

Sekarwangi Blok I, Gangpeteraya, Sekaran, Gunungpati, Semarang

Jika berminat untuk belajar bareng/ sharing silakan hubungi kami di alamat kantor Fakultas Ekonomi Unnes, Gedung C6, lantai 1, Semarang, atau telepon 081 79 599 354 (agung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: