Minta Lebih “Baik”

Ini sebuah cerita terjadi ketika saya sedang mendamping mahasiswa koperasi sedang KKl ke Jakarta. Percakapan ini terjadi jam 08.32 WIB ketika dalam perjalanan ke Kementerian Koperasi RI di Rasuna Said, Jakarta melalui SMS.

Rajiv        : Assalamu alaikum, maaf mengganggu Pak Agung. Sya Rajiv Arnazia Huda, mahasiswa aplikom koperasi A 2010. Pak saya aplikom dapat AB = 85 padahal saya berharap dapat A karena saya ingin IPK CUMLAUDE, biar anak koperasi ada tambahan yang IPKnya cumlaude. Tanggung pak IPK saya 3,5. Kira-kira boleh ga ya pak? jika saya minta tugas lagi biar dapat nilai 86. terima kasih

Agung      : Mohon maaf, saya tidak bisa memberi tugas lagi, karena itu sudah nilai terakhir dan sudah kuberikan nilai maksimal itu. Rajiv, nilai yang belum optimal ketika ujian terakhir, ketika wawancara saat itu tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan dariku secara optimal. Secara tugas dan Mid sebenarnya sudah baik. Tetaplah belajar dan semangat untuk meraih kesuksesan, masih ada waktu untuk memperbaiki nilai di semester depan. Tak Doakan pasti kamu meraih nilai yang lebih baik. Amin

Rajiv        : Ok pak, saya akan tetap semangat dan tetap belajar untuk memperbaiki nilai saya. Terima kasih ya pak atas ilmunya tentang SPSS dan Access.

Agung      : terima kasih dan maaf.

Setelah SMS itu, saya memiliki beberapa pandangan. Pertama, masih ada mahasiswa haus akan kebaikan. Saya memberikan nilai 85 itu, sudah nilai maksimaluntuk dia. Hal ini membuktikanbahwa niat baiknya, dia sudah dirasakan, sehingga hasilnya pun lebih terasa. Artinya, mahasiswa tersebut merasa nikmatselama perkuliahan. melihat gaya bahasa dan sikap mahasiswa tersebut, sebenarnya dia merasa kecewa dengan pemberian nilai dari saya. Hal ini ditunjukkan dengan dia menghubungi saya agar ada tambahan nilai. Dia berusaha mendapatkan nilai terbaik selama perkuliahan. Namun, motivasi belajar dia sangat tinggi untuk mendapatkan predikat cumlaude. Dengan IPK saat itu 3,5 berarti dia memiliki kemampuan prestasi yang sangat baik.

Kedua, pemberian nilai yang saya terapkan adalah nilai terbaik selama perkuliahan. Ketika, mahasiswa tidak dapat mengerjakan dengan baik dari tugas, mid, dan ujian, maka saya kembalikan pekerjaan tersebut. Artinya, bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperbaiki pekerjaan yang mereka lakukan, sehingga nilainya lebih baik.Dengan treatment tersebut terlihat bahwa mahasiswa bersungguh-sungguh dalam melakukan semua pekerjaan yang saya berikan padanya. Karena sejak awal kontrak kuliah saya hanya memberikan tugas berupa mid dan ujian. Mid dan ujian saya berikan pada mahasiswa dengan take home. Jadi, setiap kali perkuliahan saya jarang atau tidak memberikan tugas kepada mahasiswa, jika untuk tugas, saya hanya memberikan materi yang telah di-download diblog saya dan tugasnya hanya membaca dari materi tersebut. Materi tersebut, dikeluarkan ketika ujian atau mid yang sebelumnya saya buatkan kisi-kisi soal tersebut. Dengan demikian saya membocorkan soal yang telah saya buat. Sehingga, saya lebih menekankan nilai pada proses selama perkuliahan. Mid dan ujian berupa produk yang mereka kerjakan di rumah dengan alokasi waktu yang sudah ditentukan.

Semoga pemberian nilai yang kulakukan adalah nilai yang adil menurut saya. Saya selalu berdoa sebelum memberikan nilai, bahwa mudah-mudahan saya dapat memberikan nilai yang adil kepada semua mahasiswa. Jika mahasiswa tersebut protes atau tidak puas, itu artinya perlu belajar lagi. Special moment dari kejadian tersebuat adalah Rajiv adalah orang yang santun, semangat belajar dan mensyukuri nikmat kuliah. Dia kuliah tidak mencari pada nilai sebagai tujuan utama, namun proses selama pembelajaran dia begitu menikmati. Dengan ucapan terima kasih atas materi SPSS dan Access, itu sebenarnya pemujiaan dan ucapan terima kasih padaku.Mudah-mudahan perbuatan dan sikap yang dilakukan oleh Rajiv dapat kita tiru sebagai tauladan dalam mencari ilmu.

Rajiv, saya doakan kelak kau dapat nilai yang lebih baik dari sekarang, bahkan IPK 4 pun kau dapatkan pada semester berikutnya..Amin.

Penulis             : Agung Kuswantoro, Dosen Aplikasi Komputer Koperasi Fakultas Ekonomi, Unnes

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: