Portofolio Mahmud Arif tentang Humas

FORMULIR

No. Dokumen

FM-03-AKD-05

No. Revisi

00

FORMULIR SILABUS

Tanggal Berlaku

01 Maret 2010

Halaman

1 dari 1

SILABUS

Mata Kuliah                            : Hubungan Masyarakat

Program Studi                         : Pendidikan Administrasi Perkantoran

Semester                                  : III

Jenjang                                    : S1

Standart Kompetensi              : Memahami Konsep Dasar Hubungan Masyarakat

Waktu                                     : 16 x (2 x 50 menit)

 

Kompetensi

Dasar

 

Materi Pokok

Pembelajaran

 

Kegiatan

Pembelajaran

 

Indikator

 

Penilaian

 

Alokasi

Waktu

 

Sumber

/ Bahan/ alat

1, Konsep Dasar Humas Konsep Dasar Humas dan Aspek Hakiki Humas 

    1. Dosen menjelaskan pengertian Humas.
    2. Dosen dapat  menjelaskan aspek hakiki Humas
    3. Dosen dapat menjelaskan ciri-ciri Humas
  1. Menjelaskan pengertian Humas.
  2. Menjelaskan aspek hakiki Humas.
  3. Menjelaskan ciri-ciri Humas.

 

Tanya jawab dalam bentuk lisanPengamatan perilaku berkarakter 2 x 50 Menit Buku teks, majalah, video, internet, pembelajaran terprogram. 
  1. Humas Dan Komunikasi

Humas dan Komunikasi

 

1. Dosen menjelaskan pengertian komunikasi.2. Dosen menjelaskan perbedaan Humas sebagai metode dengan Humas sebagai teknik komunikasi.

3. Dosen memaparkan proses komunikasi.

 

  1. Menjelaskan pengertian komunikasi.
  2. Menjelaskan perbedaan Humas sebagai metode dengan Humas sebagai teknik komunikasi.
  3. Menjelaskan proses komunikasi.
Tanya jawab dalam bentuk lisanPengamatan perilaku berkarakter 2 x 50 Menit Buku teks, majalah, video, internet, pembelajaran terprogram. 
  1. Humas dan ramuan promosi.

Humas Dan Ramuan Promosi

 

1.Dosen mendeskripsikan keterkaitan Humas dengan ramuan promosi.2.Dosen menjelaskan pengertian ramuan promosi.

3. Dosen  menjelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam promosi.

 

  1. Mendeskripsikan menjelaskan keterkaitan Humas dengan ramuan promosi.
  2. Menjelaskan pengertian ramuan promosi.
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam promosi.

 

Tanya jawab dalam bentuk lisanPengamatan perilaku berkarakter

2 x 50 Menit

Buku teks, majalah, video, internet, pembelajaran terprogram. 
  1. Humas dan opini publik

 

Humas dan opini publik 
  1. Dosen menjelaskan keterkaitan Humas dengan opini publik.
  2. Dosen memaparkan pengertian opini publik.
  3. Dosen menjelaskan jenis-jenis opini publik.

 

  1. Menjelaskan keterkaitan Humas dengan opini publik.
  2. Memaparkan pengertian opini publik.
  3. Menjelaskan jenis-jenis opini publik.

 

Tanya jawab dalam bentuk lisanPengamatan perilaku berkarakter

2 x 50 Menit

Buku teks, majalah, video, internet, pembelajaran terprogram. 
  1. 5.   Press Release

 

Press Release

 

  1. Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan Humas dengan press release.
  2. Mahasiswa dapat  menjelaskan pengertian press release.
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan syarat-syarat press release.

 

  1. Menjelaskan keterkaitan Humas dengan press release.
  2. Menjelaskan pengertian press release.
  3. Menjelaskan syarat-syarat press release.

 

Tanya jawab dalam bentuk lisanPengamatan perilaku berkarakter

2 x 50 Menit

Buku teks, majalah, video, internet, pembelajaran terprogram. 

Sumber pustaka :

  1. Abdurrhman,Oemni. 1995. Dasar-Dasar Public Relations. Bandung : Citra Aditya Bakti.
  2. Greener, Tony. 1995. Kiat Sukses Public Relations dan Pembentukan Citranya. Jakarta: Bumi Aksara.
  3. Uchyana Effendy, Onong. 1995. Humas. Bandung: Remaja Rosda Karya.
  4. Yuliansah, Elvi. 2000. Promosi Public relations dalam upaya Peningkatan Penjualan Produk dan Jasa. Bandung: Mandar Maju.

KONSEP HUBUNGAN MASYARAKAT

HAKIKAT HUBUNGAN MASYARAKAT

  1. Pengertian Humas
  2. Humas menurut istilah

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia hubungan berarti  kesinambungan interaksi antara dua orang  atau lebih yang memudahkan proses pengenalan satu akan yang lain.

Sedangkan masyarakat sendiri dalam kamus besar Bahasa Indonesia mengandung arti sejumlah manusia yang merupakan satu kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang sama.

Pada kenyataannya di Indonesia hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan humas sering disamakan atau di terjemahkan kedalam bahasa Inggris yaitu public relations, jika dilihat dari asal katanya public  relations adalah hubungan-hubungan antar publik atau singkatntya hubungan-hubungan publik. Ini berarti dapat mengindikasikan bahwa jika public relations (PR) diterjemahkan dengan Hubungan Masyarakat (Humas) adalah kurang tepat, namun karena masyarakat terlanjur mengenal istilah Humas dan sangat sulit untuk diluruskan maka istilah  Humas tetap dipakai, bahkan pada instansi-instansi pemerintah.

  1. Humas secara umum

Definisi Humas (public relation)  adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komuniksi  antara organisasi dan pihak luar organisasi

berikut adalah beberapa definisi atau pengertian Public Relations menurut para pakar:

  1. Frank Jefkins

Public Relation adalah semua bentuk komunikasi yang terencana, baik itu kedalam maupun kelua, antara satu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian’ (Public Relations, Frank Jefkins Revisi Daniel Yadin. 2002 hal 10).

  1. Edward L.Berney

Public Relation adalah membujuk publik untuk memiliki pengertian yang mendukung serta memiliki niat baik. (Everything you should know about public relations,2003 hal.6)

  1. Menurut (British) Institute of Public Relation (IPR)

Public Relation adalah keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam menciptakan dan memelihara niat baik (good-will) dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya’.

  1. Pengertian Hubungan Masyarakat menurut para pakar
    1. Menurut S. Endriyono. 2011.

Hubungan Masyarakat (Public Relations) adalah seluruh hubungan antar dan interaksi atau seluruh jalinan  hubungan manusia, yang dapat terjadi antara manusia dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok.

  1. Menuru Latimore. Otis Baskin Suzete T Heiman. Lizabet L toth. Yang diterjemahkan oleh Afriando Daud. 2010. Hubungan Masyarakat (Public Relations) adalah sebuah fungsi kepemimpinan dan manajemen yang membantu pencapaian tujuan sebuah organisasi, membantu mendefinisikan filosofi, serta memfasilitasi perubahan organisasi.
  2. Menurut Jefkins (2003)

Hubungan Masyarakat (Public Relations) adalah suatu bentuk komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian

  1. IPR (institute of public relations):

Humas adalah keseluruhan upaya yang dilangsungkan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertiananatara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya.

  1. Frank Jeffkins:

Humas merupakan segala bentuk komunikasi berencana keluar dan kedalam antara sebuah organisasi dengan masyarakat untuk tujuan memperoleh sasaran – sasaran tertentu yang berhubungan dengan saling pengertian(mutual understanding).

  1. World Assembly of PR ( Meksiko, 19878):

Humas merupakan seni dan ilmu sosial yang menganalisis kecenderungan  kecenderungan sosial dan meramalkan akibat – akibatnya dan memberikan pandangan dan pendapat pada para pimpinanorganisasi serta melaksanakan program – program kegiatan yang telah direncanakan dan sekaligus melayani dua kepentingan yaitu kepentingan organisasi dan masyarakat.

Dari berbagai pengertian diatas disimpukan bahwa Hubungan Manusia (public relations) adalah seluruh hubungan antar dan interaksi atau seluruh jalinan  hubungan manusia, yang dapat terjadi antara manusia dengan individu atau kelompok dan  dilangsungkan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan suatu organisasi dengan segenap khalaya.

  1. Aspek Hakiki Hubungan Masyarakat

Pada public relations melekat dua aspek yang hakiki, yang mutlak harus ada. Apabila kedua aspek tersebut tidak dipraktekkan, maka istilah public relations yang disandangnya tidaklah tepat. Dengan lain perkataan, lembaga beserta kegiatannya it bukanlah public relations.Kedua aspek yang disebutkan tadi adalah sebagai berikut

a.  Sasaran public relations adalah public intern (internal public) dan public ekstern (external public).Publik intern adalah orang-orang yang bergiat di dalam organisasi, antara lain para karyawan, sedangkan publik ekstern adalah orang-orang di luar organisasi yang ada kaitannya dengan kegiatan organisasi, misalnya para pejabat Kantor Pajak, Kantor Telepon, Perusahaan Listrik Negara, wartawan dan sebagainya.

b. Kegiatan public relation adalah komunikasi dua arah timbal balik (reciprocal two way traffic communication).Dalam rangka penyampaian informasi, baik yang ditujukan kepada publik intern maupun kepada publik ekstern, harus terjadi arus balik (feedback).

  1. Fungsi hubungan masyarakat

Menurut Maria (2002, p.31), “public relation merupakan satu bagian dari satu nafas yang sama dalam organisasi tersebut, dan harus memberi identitas organisasinya dengan tepat dan benar serta mampu mengkomunikasikannya sehingga publik menaruh kepercayaan dan mempunyai pengertian yang jelas dan benar terhadap organisasi tersebut”. Hal ini sekedar memberikan gambaran tentang fungsi public relation yaitu:

  1. Kegiatan yang bertujuan memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian    dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
  2. Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
  3.  Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal
  4. Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan

Menurut Edward L.Bernays humas memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. memberikan penerangan kepada publik,
  2. melakukan persuasi kepada publik untuk mengubah sikap dan tingkah laku publik
  3. Upaya untuk menyatukan sikap dan perilaku suatu lembaga sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat, atau sebaliknya

Dapat disimpulkan bahwa public relation lebih berorientasi kepada pihak perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan, dan hasil yang lebih baik dari sebelumnya karena mendapatkan opini dan kritik dari konsumen. Tetapi jika fungsi public relation yang dilaksanakan dengan baik benar-benar merupakan alat yang ampuh untuk memperbaiki, mengembangkan peraturan, budaya organisasi, atau perusahaan, dan suasana kerja yang kondusif, serta peka terhadap karyawan, maka diperlukan pendekatan khusus dan motivasi

  1. Tujuan Hubungan Masyarakat

Tujuan adalah sesuatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha atau kegiatan selesai. Mengenai tujuan hubungan masyarakat secara purel yang pasti ialah untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara komunikatordengan komunikan. Sedangkan para pakar publik relations dalam bukunya S Endriyono bependapat bahwa tujuan dari hubungan masyarakat adalah :

  1. Public Understanding (pengertian umum)
  2. Public coonfidence ( kepercayaan umum)
  3. Public cooperation ( bekerja sama untuk umum)
    1. Tugas Hubungan Masyarakat ( public relations)

Oemi Abdurahman dalam bukunya “public relations” berpendapat bahwa tugas hubungan masyarakat adalah :

  1. Menilai sikap dan opini publik terhadap kepemimpinan
  2. Memberi advies kepeda pemimpin
  3. Memberikan penerangan yang onyektif kepeda publik
  4. Menyusun staf yang efektif untuk bagian bagian tertentu

Secara  teknis tugas eksternal hubungan masyarakat adalah

  1. Membeuat konsepsi dan mengusulkan program kerja
  2. Menyelenggarakan pers meeting ( jumpa pers)
  3. Meyelenggarakan dokumentasi foto, poster, buku kecil, reklame,dll
  4. Menganalisa opini publik
  5. Menjadi sumber berita

Sedangkan secara teknis tugas internal hubungan masyarakat adalah :

  1. Menseleksi dan mengumpulkan data yang efektif
  2. Menyusun program kerja
  3. Mengadakan hubungan dengan bagian atau seksi seksi lain
  4. Menjadi juru bicara dari pada pemimpin
  5. Menyelenggarakan atau mengatur rekreasi, atau kegiatan kegiatan yang bersifat refresing.
    1. Ciri ciri hubungan masyarakat

Fungsi public relations dijalankan berdasarkan dengan adanya ciri-ciri yang terdapat pada setiap kegiatan public relations, yaitu :

a.    Humas adalah kegiatan komunikasi  dalam suatu organisasi yang berlangsung dua arah secara timbal balik. Maksudnya adalah pada jalur pertama komunikasi berbentuk penyebaran informasi oleh pihak perusahaan melaui public relations, setelah itu terjadi proses penyampaian tanggapan atau opini publik dari pihak publik kepada public relations.

b.    Humas merupakan penunjang tercapainya tujuan yang ditetapkan oleh manajemen suatu organisasi. Maksudnya adalah kegiatan komunikasi yang dijalankan oleh public relations akan menunjang upaya perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Public relations berusaha mengkomunikasikan program perusahaan dengan sebaik-baiknya pada publik, hingga tujuan dari program yang ditetapkan perusahaan dapat segera terealisasi, hal ini merupakan wujud  nyata bahwa public relations menunjang pencapaian tujuan perusahaan.

c.    Publik yang menjadi sasaran kegiatan public relations adalah public ekstern dan public intern. Publik di dalam organisasi diarahkan dan dikerahkan kepada pencapaian tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Perilaku individual karyawan sebagi public internal diarahkan agar dapat sesuai, selaras, dan serasi dengan tujuan organisasi atau perusahaan. Cara yang dilakukan oleh public relations adalah dengan melakukan proses-proses komunikasi.

d.   Operasionalisasi public relations adalah membina hubungancyang harmonis antara organisasi dengan publik dan mencegah terjadinya rintangan psikologi baik yang timbul dari pihak organisasi maupun dari pihak publik. maksudnya adalah  public relations berusaha menciptakan  suasana yang harmonis antara publik dengan perusahaan. Hubungan yang harmonis ini mencakup sikap yang menyenangkan (favorable), itikad baik (goodwill), saling pengertian (mutual understanding), toleransi (tolerance), saling mempercayai (mutual confidence), saling menghargai (mutual appreciation), dan citra baik (good image). (Effendy, 118:25). Selain itu public relations juga harus peka terhadap gejala-gejala yang timbul pada publiknya, hal ini dilakukan agar bila terjadi gejala yang negatif terhadap publiknya, public relations dapat segera mengambil langkah-langkah penanggulangan.

  1. Mengapa hubungan masyarakat dipelajari?
    1. Hubungan masyarakat dibutuhkan di organisasi

Hampir disetiap instansi pemerintah maupun perusahaan mempunyai “Public Relations” atau Humas. Makin luas aktifitas instansi tersebut makin luas pula aktivitas Humasnya. Begitu pentingkah humas? Secara positif kita menjawab “ya”, karena memang Humas mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung kelancaran aktivitas perusahaan. Mengapa penting? Karena Humas dapat membentuk citra atau image yang baik terhadap masyarakat luas.

  1. Humas sebagai ilmu yang dipelajari.

Dalam perguruan tinggi eks IKIP ada prodi administrasi perkantoran dalam hal ini dipelajari ilmu administrasi. Salah satunya unsur administrasi yaitu hubungan masyarakat , sehinga ilmu itu wajib bagi mahasiswa yang mengambil prodi tersebut, dengan harapan lulusan yang mampu bersosial terhadap masyarakat didunia pendidikan maupun usaha.

Mengapa hubungan masyarakat dipelajari dalam administrasi perkantoran????

Hubungan masyarakat dipelajari dalam administrasi karna didalam administrasi itu mencakup unsur unsur  penting didalamnya unsur tersebut antara lain, manajemen, komunikasi,keuangan, ilmu organisasi, tata usaha, perbekalan, kepegawaian dan hubungan masyarakat. Alasan itulah yang membuat kenapa humas perlu dipelajari dalam administrasi perkantoran.

Perbedaan hubungan masyarakat dengan ilmu atau bidang lain???

Dalam keadaan inti dari pekerjaan humas atau publik relation adalah kemampuan untuk menulis, merancang dan memproduksi bahan untuk semua media sehingga para praktisi publik relations juga harus memiliki kemampuan untuk berbicara didepan publik, kepemimpinan kelompok bahkan juga kemampuan membuat rencana. Dengan demikian humas atau publik relations mencakup sangat luas atau sangat umum, Berbeda dengan bidang atau ilmu yang lain. Tidak heran kalau organisasi organisasi yang berbeda manamai humas atau publik relations dengan nama nama lain, seperti public affairs, publik advertising, dan lain sebagainya.

PERLUNYA RISET DALAM HUBUNGAN MASYARAKAT(PUBLIC RELATIONS)

Studi kasus kepuasan konsumen di “DJARUM COMPANY’’

Identifikasi Masalah

Djarum Company merupakan sebuah perusahaan rokok yang sudah lama berdiri dan terkenal di Indonesia. Tahun ini, Djarum akan meluncurkan produk baru ke pasaran dengan merek barunya. Guna mencari kepuasan konsumen dan memperluas konsumen perusahaan mengadakan riset yang bekerjasama dengan sebuah lembaga riset/survei independen untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen.

Objek survei/riset tersebut adalah mahasiswa, pegawai negeri sipil dan pekerja atau karyawan karena mereka merupakan konsumen yang paling banyak menggunakan produk djarum.

Salah satu anggota survei sebut saja Budi, dia bertugas menyurvei konsumen yang berada di Perguruan Tinggi Negeri, salah satu lokasinya adalah di Universitas Negeri Semarang. Dalam tugasnya Budi mencari objek surveinya,  dua mahasiswa Unnes yang di ambil dalam observasinya, Budi memberikan pertanyaan mengenai produk-produk rokok dan alasan mereka mengapa mengonsumsi merek rokok tersebut. Sebagai tanda terima kasihnya Budi memberikan bingkisan kepada mahasiswa yang telah diwawancarainya.

Hasil survei tersebut dikumpulkan, ditabulasi, dianalisis, dan disimpulkan yang nantinya akan diserahkan  ke perusahaan Djarum kemudian dipakai dan  dijadikan masukan atau acuan dari Djarum untuk melounching  pruduk  yang sesuai dengan selera konsumen dan pasar sehingga akan meningkatkan provit  bagi perusahaant.

Dari studi kasus tersebut bisa dijadikan pemahaman mengenai riset dalam public relations, karna riset merupakan fungsi yang vital dalam proses public relations. Riset memberikan informasi awal yang dibutuhkan dalam merancang aksi publik relations dan berperan penting dalam mengevaluasi efektivitasaks tersebut. Public relations, seperti halnya dengan kolega mereka dibidang manajemen yang lain, harus bisa menunjukan kemampuan mereka dengaan meyakinkan menambah nilai dalam memproduksi sebuah produk atau jasa.

. Salah satu kegunaan utama dari riset public relations ini adalah dalam hal manajemen isu. Proses manajemen isu yang telah menjadi bagian utama dari praktik publik relations harus diberi pada setiap langkahnya dengan data riset. Identifikasi awal dari isu yang mungkin akan berdampak pada seorang klien atau organisasi, biasanya hanya paling mungkin diperoleh melalui metode riset  yang dirancang untuk meneliti lingkungan bagi isu potensial. Analisis dalam menentukan isu mana yang kemungkinan memiliki dampak paling besar. Memerlukan berbagai macam metode riset  yang dirancang untuk menentukan opini tentang sebuah isu serta pikiran sentralisnya kepada klien dan organisasi. Demikian halnya dengan pemilihan metode potensial dan aksi yang tersedia bagi para peneliti serta evaluasi aksi implementasi, dapat ditentukan melalui aktivitas riset yang terencana dengan baik.

MODEL PROSES DARI PUBLIC RELATIONS

  1. 1.    RISET

Riset merupakan funfsi yang fital dalam public relations. Riset memberikan informasi awal yang dibutuhkan dalam merencanakan aksi publik relations dan berperan penting dalam mengevaluasi efektifitas aksi tersebut

Langkah awal dari riset mulai dari apa yang dibutuhkan dalam publik relations kemudian mengidentifikasi publik dan isu yang ada langkah selanjutnya yaitu mengidentifikasi informasi- informasi dan sumber dari langkah tersebut kemudian diteruskan dengan penetapan fakta, sampel publik, dan pemantauan isu dan langkah yang terakhir dari riset adalah mengumpulkan informasi untuk di publik target atau target mana yang akan dipilih.

Macam-macam riset antara lain ada riset pembanding (membandingkan dengan riset yang telah dilakukan oleh orang lain), riset utama ( riset asli), dan riset informal.

  1. 2.      PERENCANAAN

Perencanaan strategis public relations merupakan sebuah proses menilai apa yang akan anda miliki dan kemana akan anda melangkah. Kematangan dan kedalaman berfikir sebelum pelaksanaan public relations akan menentukan nilai fungsi public relations

Setelah informasi dikumpulkan dan dilakukan pemilihan target masuklah kedalam proses  dengan penetapan sasaran dan tujuan dan tindakan alternatif guna untuk menganalisis publik target dan dan melakukan rencana strategis.

Pokok-pokok rencana strategis public relations meliputi Rencana Strategis. Rencana Strategis merupakan rencana jangka panjang, biasanya dilakukan oleh manajemen tingkat atas untuk membuat keputusan terkait dengan tujuan utama organisasi. Yang kedua Rencana Taktis. Rencana Taktis mengembangkan keputusan spesifik tentang apa yan akan dilakukan pada setiap level organisasi dalam rangka melaksanakan rencana strategis.

  1. 3.      AKSI

Praktisi public relatioans, sebagai bagian dari tim manajemen sebuah organisasi, perlu terlibat dalam proses pembuatan keputusan untuk memastikan bahwa pihak manajemn membuat keputusan untuk mengambil langkah-langkah tindakan yang positif dalam rangka mencari jalan keluar dari sebuah masalah atau menciptakan kesempatan. Ketika organisasi telah melakukan sebuah aksi yang bertanggung jawab, maka staf publik relations dapat segera mengomunikasikan aksi tersebut kepada audiensi target untuk menginduksikan hasil prilaku yang diinginkan.

  1. EVALUASI

Riset dan public relations harus terus berlangsung, terus mengevaluasi lingkungannya serta memberikan informasi baru untuk meneruskannya. Untuk dapat memeperjelas bagaimana evaluasi dapat terlibat dalam hampir setiap fase program yang dibagi dalam tiga segmen evaluasi.pertama pengecekan implementasi, kedua pemantauaan pelaksanaan program (evaluasi formatif), dan yang ketiga evaluasi hasil (Evaluasi total)

 

Opini Publik

  1. Opini Massa

Opini masa mempresentasikan rata-rata pendapat yang diambil dari beberapa kelompok dengan banyak opini yang berbeda. Akan tetapi, rata-rata ini cinderung mengaburkan kekuatan beberapa sikap. Ketika beberapa opini yang berbeda secara substansial dirata-rata maka, hasilnya akan sangat bebrda dengan kenyataan aslinya.

Public relations harus menyadari kekuatannya seperti tujuan dari sikap publik. Kebanyakan polling opini masa sedikit berguna dalam memprediksi pemilihan umum. Polling opini masa tidak begitu banyak menjelaskan komplesitas opini publik dari yang seharusnya menjadi perhatian program prublic relations yang efektif. Namun demikian, jika hasil opini masa dianalisis dengan karakteristik demografis berbeda dari mereka yang polling, maka hasilnya akan mendekati pilling opini publik.

  1. Opini Publik

Polling opin

Publik melibatkan populasi yang ditargaetkan secara hati-hati. Profesional public relations harus memecah audiensi menjadi sekelompok yang bermakna dan merancang strategi komunikasi bagi setiap segmen. Sempeling opini publik tidak akan bermaanfaat, kecuali jika bisa mereflesikan secara akurat perasaan dari setiap kelompok audiensi memberi beberapa pengertian tentang mengapa mereka beropini seperti itu.

  1. Mengidentifikasi publik

John Dewey, dalam bukunya The Public and Its Problems tahun 2007, mengidentifikasikan public sebagai sekelompok orang yang dicirikan sebagai berikut

  1. Menghadapi situasi tidak menentu yang hampir sama.
  2. Mengenali apa yang tidak menentu dalam situasi tersebut.
  3. Mengorganisasi untuk melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan demikian, publik adalah sekelompok orang yang memiliki masalah yang sama atau tujuan yang sama dan mengenali kesamaan kepentingan mereka. James Guring mengusulkan dan menguji tiga kategori untuk mengidentifikasi publik berdasarkan definisi dewey.

  • Public Laten – sebuah kelompok menghadapi situasi yang tidak menentu, tetapi tidak mengetahui hal tersebut sebagai masalah.
  • Publik Sadar – kelompok yang mengenali masalahnya, yaitu tentang apa yang hilang dalam sebuah situasi dan menyadarinya.
  • Publik Aktiv – kelompok yang berusaha untuk mendiskusikan dan melakukan sesuatu tentang masalah tersebut.

Kategori seperti diatas mengelompokan orang bersama-sama dengan orang yang memiliki sikap yang sama. Hal ini memungkinkan praktisi public relations untuk berkomunikasi dengan setiap kelompok mengenai kebutuhan dan keprihatiannya dari pada berusaha berkomunikasi dengan publik rata-rata yang tidak nyata. Meneliti opini publik dalam kategori yang sesuai bisa membantu melancarkan proses public relations.

  1. Teknik  Khusus Riset Public Relations

Teknik riset khusus public relations diantaranya adalah

  1. Audit public relations

Audit public relations adalah sebuah kajian dengan sekala luas yang menguji public relations organisasi, baik secara internal maupun eksternal. Audit public relations memberikan informasi dalam merencanakan masa depan kerja publik relations

  1. Audit Kominikasi

Sebuah audit komunikasi yang efektif mengawalinya dengan berorientasi kepada penerima, sebagai lawan dari model yang berfokus kepada pengirim. Takaran ini digunakan untuk mengukur kepuasan individu dengan jumlah informasi yang diterima pekerja atau publik lainya tentang topik yang berhubungan dengan kebutuhan mereka atau terkait tentang kepahaman dan kegunaan informasi tersebut untuk mereka, serta tentang preferensi mereka secara umum mereka terkait dengan mode komunikasi.

Audit komunikasi mengemas beberapa metode riset untuk aplikasi pesifik. Metode riset berikut digunakan dalam kombinasi yang sesuai untuk mengaudit komunikasi organisasi dan menginvestigasi bidang masalah spesifik.

  1. Survei iklim komunikasi- pengukuran yang bergantung pada sikap seseorang terhadap sebuah isu secara keseluruhan, dirancang untuk mengungkap seberapa cukup dan terbukanya publik memersepsi saluran komunikasi.
  2. Analisi jaringan- mengobservasi frekuensi dan pentingnya sebuah jaringann interaksi berdasarkan koneksi yang paling sering digunakan.
  3. Survei pembaca- mengidentifikasi artikel yang mana atau bagian publikasi yang mana yang paling banyak dan paling sering dibaca.
  4. Analisis kandungan teks- menganalisis kandungan semua pesan
  5. Kajian pemahaman teks- mengukur bagaimana pesan yang sudah tertulis dapat dipahami.
  6. Audit Sosial

Audit sosial atau juga disebut audit suvei merupakan survei tentang sikap dan opini yang mengukur persepsi dari beragam publik tentang tanggapan sosial sebuah organisasi. Teknik ini berusaha untuk menguantifikasikan dampak yang dimiliki sebuah organisasi terhadap publiknya dengan cara yang sama persis dengan apa yang dilakukan oleh audit public relations. Namun demikian, audit sosial umumnya dibatasi pada isu tentang tanggung jawab sosial sebuah organisasi.

PUBLIC AFFAIRS

  1. Pengertian Publik Affairs

Public affairs adalah sebuah istilah yang kadang digunakan sebagai sinonim bagi semua aktivitas public relations dan lebih sering menjelaskan aspek public relations yang berkaitan dengan lingkungan politik dari organisasi. Atau bisa juga disebut govertment relations. Public affairs dapat membantu organisasi mengantisipasi atau merespon berbagai isu yang mempengaruhi aktivitasnnya. Kegiatan public affairs termasuk dalam kegiatan yang berusaha membentuk opini publik dan legislasi, mengembangkan respon positif yang efektif terhadap masalah yang menjadi perhatian publik, serta membantu organisasi menyesuaikan diri dengan harapan publik.

Public affairs adalah bagian public relations yang berfokus untuk membangun hubungan kebijakan publik antar organisasi. Agar berhasil, semua organisasi perusahaan , organisasi nirlaba, dan pemerintah harus membangun hubungan birokrasi dan secara aktif berkolaborasi dengan orang pemerintahan agar dapat mempengaruhi kebijakan publik.

Definisi public affairs berfokus pada pembangunan hubungan dalam arena kebijakan publik. John Paluszek (mantan president public relations Ketchum) mendefinisikan public affairs sebagai berikut. – public affairs membantu sebuah organisasi membangun dan memelihara hubungan dengan berbagai kelompok masyarakat (publik) yang dapat mempengaruhi masa depan.

  1. Tugas Public Affairs

Pencarian fakta dan listening post mungkin menjadi aspek paling penting dalam goverment relations. Setelah mengumpulkan informasi, spesialis goverment relations menimbang dan menilai potensi dampak informasi tersebut kemudian disebarluaskan kepada pembuat keputusan dan perusahaan, karyawan, pemilik saham, dan publik.dampak paling besar dari publik affairs terhadap sebuah organisasi akan terasa ketika publik affairs membantu perencanaan perusahaan. Pada saat yang sama, staf goverment relations menyampaikan informasi ke legislator, regulator, staf kongres, aliansi politik potensial, dan publik.

Public affairs kadang juga diharapkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada bagian awal dari goverment relations. Investigasi dan publisitas tidak memiliki dasar hukum yang cukup, tetapi sangat jelas keduanya sering digunakan sebagai senjata oleh pemerintah dalam mempengaruhi dunia bisnis. Bocornya sebuah berita kepada media oleh sumber tingkat tinggi, kunjungan kepada tempat yang dianggap melakukan pelanggaran, mengadakan dengar publik, dan kegiatan sejenis, mungkin dapat digunakan pegawai pemerintah untuk menentang dunia bisnis. Spesialis publik affairs perusahaan harus bersaing dengan forum publik dari pemerintah dan operasi public affairs dari berbagai kepentingan khusus. Kejujuran dan komunikasi publik yang kuat merupakan aspek penting dari proses government relations.

Humas Dalam Dunia Pendidikan

  1. Peran Humas dalam dunia Pendidikan

Pada dasarnya humas atau public relations sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan untuk membangun image yang positif. Namun tidak hanya dalam sebuah perusahaan, pada sebuah lembaga sosial seperti lembaga pendidikan yang merupakan tempat untuk untuk menyalurkan ilmu pada generasi penerus bangsa juga memerlukan fungsi manajemen humas

Humas dalam sebuah lembaga pendidikan berperan untuk memasarkan dan membangun image yang baik, agar masyarakat mampu percaya pada lembaga pendidikan tersebut. Selain itu humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan mengelola hubungan yang baik dengan publik internal seperti antar karyawan karena hubungan yang baik dalam publik internal sangat dibutuhkan untuk membangun dan menjaga lembaga pendidikan itu sendiri. Selain dengan publik internal, humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan menjaga hubungan yang baik dengan publik eksternal yati dengan masyarakat. Untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat humas harus mampu menjaga hubungan baik tersebut. Humas juga harus mampu mendengar keinginan dan opini masyarakat.

Sementara dalam sekolah humas berperan membantu menetralisir persoalan sekolah. Sesuai tugasnya, humas memiliki peran ganda dalam kinerjanya yaitu fungsi internal dan eksternal. Menurut M. Linggar Anggoro dalam bukunya Teori dan Profesi Kehumasan (2001), kegiatan Humas internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalam personal di lembaganya. Sementara fungsi eksternal humas lebih bersentuhan dengan pihak luar, khususnya yang berkompeten. Departemen Pendidikan Nasional pernah mengeluarkan job description humas di sekolah. Tugas humas eksternal seperti membina, mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite sekolah, membina pengembangan antara sekolah dengan lembaga pemerintahan, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya.

Selain itu Hubungan masyarakat untuk menjalin  komunikasi dengan pihak eksternal sekolah. Tugas humas sebagai alat komunikasi internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalampersonal di lembaganya. Diantaranya, mengkomunikasikan dan memfasilitasi disposisi Kepala Sekolah yang berhubungan dengan manajemen sekolah, mengkomunikasikan setiap aspirasi dari para guru, karyawan, maupun siswa kepada pihak manajemen sekolah, menginformasikan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen sekolah, menginventarisir potensi sumber daya manusia yang ada sesuai dengan kompetensi profesi dan kompetensi umum untuk mengikuti seminar atau pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas,menyelenggarakan rekreasi guru dan karyawan yang bertujuan untuk refreshing, agar terhindar dari jebakan kejenuhan rutinitas kerja. Sementara tugas internal humas lebih kepada tugas teknis, seperti , memfasilitasi kegiatan komite  sekolah, menjalin komunikasi dengan para orang tua siswa, menjalin hubungan dengan sekolah-sekolah yang lain, memperluas hubungan dengan sekolah-sekolah dalam rangka mempererat kerja sama antar sekolah, Menjalin kerjasama dengan instansi/lembaga lain yang terkait dengan pendidikan, mengembangkan hubungan yang harmonis dengan dinas-dinas terkait terutama lembaga struktural dinas pendidikan, baik tingkat kabupaten/kota maupun propinsi, melakukan komunikasi secara berkala dengan lembaga-lembaga media, wartawan, dalam skala danasional. Baik ke dalam maupun ke luar, humas memiliki fungsi yang sama; bagaimana membangun komunikasi dan persepsi positif kepada stakeholders pendidikan dari negatif menjadi positif.
Tugas yang paling berat dihadapi humas sekolah adalah fungsi kerja eksternalnya. Disini kerja humas tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kapan pun dan dimanapun jika ada yang perlu dijelaskan, diklarifikasi hingga dikonfrontir seputar sekolah, Humas harus siap sedia. Kerja eksternal ini Humas akan bersentuhan banyak orang, tidak hanya orangtua siswa atau instansi pemerintahan terkait dan perusahaan swasta tetapi juga masyakarat luas, entah sebagai LSM, politisi atau wartawan yang mengaku peduli dengan kemajuan dunia pendidikan.

  1. Fungsi humas dalam lembaga pendidikan

Pada era global dimana segala sesuatunya sudah meningkat lebih cepat baik dalam masalah pendidikan maupun teknologi akan menciptakan perubahan-perubahan pada aspek kehidupan. Oleh karena itu lembaga pendidkan juga harus mampu menyeimbangi perubahan tesebut. Pada era global lembaga pendidikan juga harus berani menghadapi persoalan global yang mungkin timbul akibat adanya perubahan pada aspek kehidupan masyarakat, khusunya mengantisipasi opini negatif dari masyakarat. Untuk menghadapi persoalan global dan mengantisipasi opini negatif suatu lembaga pendidikan memerlikan humas sebagai fungsi manajemen. Fungsi humas pada lembaga pendidikan antara lain :

  1. Humas harus mampu menjadi mediator komunikasi dalam sebuah lebaga pendidikan, baik secara langsung (tatap muka) maupun secara tidak langsung (melalui media/pers).
  2. Menciptakan dan mendukung serta menunjang kegiatan yang dilakukan untyk proses mempublikasikan lembaga pendidikan. Dalam hal ini humas berfungsi untuk memasarkan atau mempromosikan lembaga pendidikan.
  3. Menjaga hubungan baik dengan masyarakat atau pubik intern, serta menciptakan image positif pada lembaga pendidikannaya.  Menjaga hubungan baik denagn masyarakat dilakukan guna untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat.TUGAS MID SEMESTER

    MATA KULYH HUBUNGAN MASYARAKAT

     

     

    1. Jelaskan tujuan humas yang meliputi
      1. Public understanding
      2. Public confidence
      3. Public corporation

    Jawab :

    1. Public understanding

    Maksudnya adalah bahwa suatu seni untuk menciptakan pengertian public yang lebih baik yang dapat memperdalam kepercayaan public terhadap suatu individu atau organisasi perusahaan. Atau Kegiatan yang bertujuan memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.

    1. Public confidence

    Maksudnya adalah Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak selain itu juga adanya kepercayaan public terhadap organisasi kita

    1. Public corporation

    Tujuan dari public corporation yaitu Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan

     

    1. Salah satu fungsi humas adalah melibatkan moral dan tingkah laku. Apa yang dimaksud dengan fungsi humas tersebut dalam organisasi?

    Jawab :

    Public relations dalam menjalankan fungsinya harus menitikberatkan moral dan tingkah laku yang baik. Hal ini sangat penting karena merupakan fungsi public relations untuk menjaga citra baik perusahaan, ibaratnya public relations adalah cermin bagi perusahaan, maka dengan sendirinya public relations harus bersikap, bertindak, dan bertingkah laku sesuai dengan citra baik yang ingin ditampilkan oleh perusahaan tempat public relations tersebut berada

    1. Dari beberapa konsep humas menurut saudara apa itu humas? Dan apakah humas itu sangat penting dalam satuan pendidikan (sekolah)?

    Jawab :

    Dari beberapa konsep dan pengertian humas yang di kemukakan oleh para ahli humas sering disamakan atau di terjemahkan kedalam bahasa Inggris yaitu public relations,menurut saya jika public relations (PR) diterjemahkan dengan Hubungan Masyarakat (Humas) adalah kurang tepat karena jika dilihat dari asal katanya public  relations adalah hubungan-hubungan antar publik atau singkatntya hubungan-hubungan publik, namun karena masyarakat Indonesia terlanjur mengenal istilah Humas dan sangat sulit untuk diluruskan maka istilah  Humas tetap dipakai, bahkan pada instansi-instansi tertentu. Oleh karna itu saya mendefinisikan hubungan masyarakat atau public relation adalah adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya, yang di wujudkan dengan interaksi atau komunikasi dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian. Menurut saya humas juga sangat penting dalam dunia pendidikan dan disekolah khususnya karena sekolah berada ditengah-tengah masyarakat dan selalu berhubungan dalam menjalin kerja sama yang pedagogis dan sosiologis yang menguntungkan kedua belah pihak. Humas dengan sekolah adalah salah satu bagian dari substansi administrasi pendidikan di sekolah. Dengan adanya hubungan sekolah dengan masyarakat, sekolah dapat mengetahui sumber-sumber yang ada dalam masyarakat yang kemudian didayagunakan untuk kepentingan kemajuan pendidikan anak di sekolah, selain itu masyarakat juga dapat mengambil manfaat dengan turut mengenyam dan menyerap ilmu pengetahuan sekolah, Dari sini kehidupan masyarakat akan ditingkatkan.

     

    1. Kegiatan humas erat kaitannya dengan komunikasi, menurut saudara lebih sering mana one way dengan two way trafic comunication?

    Jawab :

    One Way Traffic: Komunkasi satu arah yang artinya komunikasi ini terjadi jika seseorang mengirim berita tidak bermaksud untuk menerima umpan balik (respon) dari orang yang menerimanya secara langsung. Jadi hanya bermaksud memberikan informasi atau menyampaikan perintah dari atasan untuk dikerjakan karyawan. Sedangkan

    Two Way Traffic: Komunikasi yang terjadi antara seseorang dengan orang lain dimana kedua orang tersebut sama-sama aktif dalam memberikan tanggapan. Jadi baik komunikator maupun komunikan sama-sama aktif dalam berinteraksi.

    Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa two way trafic comunication yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari hari dalam masyarakat, karna interaksi atau komunikasi adalah kegiatan yang biasa dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat.

  4. TUGAS UJIAN SEMESTER MATA KULIAH HUBUNGAN MASYARAKAT
    1. Jelaskan  humas dalam dunia pendidikan (sekolah)

    Jawab :

    1. Peran humas dalam pendidikan

    Pada dasarnya humas atau public relations sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan untuk membangun image yang positif. Namun tidak hanya dalam sebuah perusahaan, pada sebuah lembaga sosial seperti lembaga pendidikan yang merupakan tempat untuk untuk menyalurkan ilmu pada generasi penerus bangsa juga memerlukan fungsi manajemen humas

    Humas dalam sebuah lembaga pendidikan berperan untuk memasarkan dan membangun image yang baik, agar masyarakat mampu percaya pada lembaga pendidikan tersebut. Selain itu humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan mengelola hubungan yang baik dengan publik internal seperti antar karyawan karena hubungan yang baik dalam publik internal sangat dibutuhkan untuk membangun dan menjaga lembaga pendidikan itu sendiri. Selain dengan publik internal, humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan menjaga hubungan yang baik dengan publik eksternal yati dengan masyarakat. Untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat humas harus mampu menjaga hubungan baik tersebut. Humas juga harus mampu mendengar keinginan dan opini masyarakat.

    Sementara dalam sekolah humas berperan membantu menetralisir persoalan sekolah. Sesuai tugasnya, humas memiliki peran ganda dalam kinerjanya yaitu fungsi internal dan eksternal. Menurut M. Linggar Anggoro dalam bukunya Teori dan Profesi Kehumasan (2001), kegiatan Humas internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalam personal di lembaganya. Sementara fungsi eksternal humas lebih bersentuhan dengan pihak luar, khususnya yang berkompeten. Departemen Pendidikan Nasional pernah mengeluarkan job description humas di sekolah.

    Tugas humas eksternal seperti membina, mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite sekolah, membina pengembangan antara sekolah dengan lembaga pemerintahan, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya. Selain itu Humas untuk menjalin komunikasi dengan pihak eksternalsekolah.
    Tugas humas sebagai alat komunikasi internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalampersonal di lembaganya. Diantaranya, mengkomunikasikan dan memfasilitasi disposisi Kepala Sekolah yang berhubungan dengan manajemen sekolah, mengkomunikasikan setiap aspirasi dari para guru, karyawan, maupun siswa kepada pihak manajemen sekolah, menginformasikan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen sekolah, menginventarisir potensi sumber daya manusia yang ada sesuai dengan kompetensi profesi dan kompetensi umum untuk mengikuti seminar atau pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas,menyelenggarakan rekreasi guru dan karyawan yang bertujuan untuk refreshing, agar terhindar dari jebakan kejenuhan rutinitas kerja. Sementara tugas internal humas lebih kepada tugas teknis, seperti , memfasilitasi kegiatan komite  sekolah, menjalin komunikasi dengan para orang tua siswa, menjalin hubungan dengan sekolah-sekolah yang lain, memperluas hubungan dengan sekolah-sekolah dalam rangka mempererat kerja sama antar sekolah, Menjalin kerjasama dengan instansi/lembaga lain yang terkait dengan pendidikan, mengembangkan hubungan yang harmonis dengan dinas-dinas terkait terutama lembaga struktural dinas pendidikan, baik tingkat kabupaten/kota maupun propinsi, melakukan komunikasi secara berkala dengan lembaga-lembaga media, wartawan, dalam skala danasional. Baik ke dalam maupun ke luar, humas memiliki fungsi yang sama; bagaimana membangun komunikasi dan persepsi positif kepada stakeholders pendidikan dari negatif menjadi positif.

    Tugas yang paling berat dihadapi humas sekolah adalah fungsi kerja eksternalnya. Disini kerja humas tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kapan pun dan dimanapun jika ada yang perlu dijelaskan, diklarifikasi hingga dikonfrontir seputar sekolah, Humas harus siap sedia. Kerja eksternal ini Humas akan bersentuhan banyak orang, tidak hanya orangtua siswa atau instansi pemerintahan terkait dan perusahaan swasta tetapi juga masyakarat luas, entah sebagai LSM, politisi atau wartawan yang mengaku peduli dengan kemajuan dunia pendidikan.

    1. Fungsi humas dalam lembaga pendidikan

    Pada era global dimana segala sesuatunya sudah meningkat lebih cepat baik dalam masalah pendidikan maupun teknologi akan menciptakan perubahan-perubahan pada aspek kehidupan. Oleh karena itu lembaga pendidkan juga harus mampu menyeimbangi perubahan tesebut. Pada era global lembaga pendidikan juga harus berani menghadapi persoalan global yang mungkin timbul akibat adanya perubahan pada aspek kehidupan masyarakat, khusunya mengantisipasi opini negatif dari masyakarat. Untuk menghadapi persoalan global dan mengantisipasi opini negatif suatu lembaga pendidikan memerlikan humas sebagai fungsi manajemen. Fungsi humas pada lembaga pendidikan antara lain :

    1. Humas harus mampu menjadi mediator komunikasi dalam sebuah lebaga pendidikan, baik secara langsung (tatap muka) maupun secara tidak langsung (melalui media/pers).
    2. Menciptakan dan mendukung serta menunjang kegiatan yang dilakukan untyk proses mempublikasikan lembaga pendidikan. Dalam hal ini humas berfungsi untuk memasarkan atau mempromosikan lembaga pendidikan.
    3. Menjaga hubungan baik dengan masyarakat atau pubik intern, serta menciptakan image positif pada lembaga pendidikannaya.  Menjaga hubungan baik denagn masyarakat dilakukan guna untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat.
    1. Jelaskan perbedaan dan persamaan media publik dengan media kontrol

    Jawab :

    Perbedaan

    Media publik- bersifat memberi kesadaran kepada audiens

    Media kontrol- bersifat  promosi yang meberikan informasi secara jelas.

    Persamaan

    –          Sifat komunikasinya non personal.

    –          Arah komunikasinya one way comunikation

    1. Bagaimana keterkaitan humas dengan komunikasi. Jelaskan serta berilah contoh?

    Jawab :

    Kegiatan hubungan masyarakat pada hakikatnya adalah kegiatan komunikasi. Tetepi berbeda dengan kegiatan komunikasi lainnya, kegiatan komunikasi dalam hubungan masyarakat mempunyai cirri-ciri tertentu, disebabkan karena punya fungsi, sifat organisasi dari lembaga hubungan masyarakat itu berada dan berlangsung, sifat-sifat manusia yang terlibat, terutama public yang menjadi sasaran, factor-faktor eksternal yang mempangaruhi dan sebagainya yang bersifat khas. Ciri hakiki dalam hubungan masyarakat adalah yang bersifat timbal-balik (two-way traffic). Komunikasi yang bersifat timbal-balik ini sangat penting dan mutlak harus ada dalam kegiatan hubungan masyarakat dan terciptanya feedback merupakan prinsip pokok dalam hubungan masyarakat.

    Dalam pengertian teoritis, hubungan masyarakat merupakan bagian integral dari suatu kelembagaan dan bukan suatu fungsi atau bagian yang berdiri sendiri. Hubungan masyarakat adalah penyelenggara komunikasi timbale-balik antara suatu lembaga tersebut. Dari pihak suatu lembaga, komunikasi seperti ini diajukan untuk menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi terciptanya tujuan, kebijakan dan tindakan lembaga tersebut. Dengan kata lain, Hubungan masyarakat berfungsi menumbuhkan hubungan baik anata segenap komponen pada suatu lembaga dalam rangka memberikan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi. Semua ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan penengertian dan kemauan baik (good will) publiknya serta memperoleh opini public yang menguntungkan (atau untuk menciptakan kerja sama berdasarkan hubungan yang baik dengan public).

    Kunci sukses suatu komunikasi, dalam hal ini komunikasi dalam hubungan masyarakat, sangat tergantung pada pelaksanaan komunikasi yang efektif. Dalam kaitan dengan dengan prinsip komunikasi yang efektif, hal-hal yang diperhatikan adalah :

    1. jenis publik (khalayak) yang menjadi sasaran

    2. susunan pesan bagaimana yang paling tepat dan mudah dipahami

    3.saluran apa yang paling sesuai dengan sifat public yang dituju

    Demi efektifnya komunikasi, maka pengetahuan secara terperinci tentang public yang dituju sangat penting. Ini berarti, sifat dan cirri public yang iutju di dalam kegiatan hubungan masyarakat haruslah diketahui.

    Sebagai contoh, kasus korupsi pengadaan simulasi mengemudi yang dilakuan oleh anggota mabes polri, kemudan mabes polri menggelar jumpa pers kepada media yang di wakili oleh  sub bag humas mabes polri, dalam jumpa persnya sub bag mabes polri menjelaskan kepada media mengenai kasus tersebut dan menjelaskan sangsi atau hukuman bagi anggota yang besalah tersebut guna memberikan atau menjaga citra positif polri ke masyarakat. Dalam jumpa pers tersebut terjadi two way trafik comunication atau komunikasi dimana keduanya sama-sama aktif antara sub bag humas mabes polri dengan media dalam memberikan tanggapan.

    Dari ilustrasi atau contoh diatas perlunya humas guna memberikan citra positif ke pihak luar dengan berkomunikasi dengan pihak luar atau memberikan informasi kepada masyarakat agar terjadi kejelasan fakta mengenai isu yang beredar.

     

    1.  Jelaskan model proses publik relations

    Jawab :

    1. RISET

    Riset merupakan funfsi yang fital dalam public relations. Riset memberikan informasi awal yang dibutuhkan dalam merencanakan aksi publik relations dan berperan penting dalam mengevaluasi efektifitas aksi tersebut

    Langkah awal dari riset mulai dari apa yang dibutuhkan dalam publik relations kemudian mengidentifikasi publik dan isu yang ada langkah selanjutnya yaitu mengidentifikasi informasi- informasi dan sumber dari langkah tersebut kemudian diteruskan dengan penetapan fakta, sampel publik, dan pemantauan isu dan langkah yang terakhir dari riset adalah mengumpulkan informasi untuk di publik target atau target mana yang akan dipilih.

    Macam-macam riset antara lain ada riset pembanding (membandingkan dengan riset yang telah dilakukan oleh orang lain), riset utama ( riset asli), dan riset informal.

    1. PERENCANAAN

    Perencanaan strategis public relations merupakan sebuah proses menilai apa yang akan anda miliki dan kemana akan anda melangkah. Kematangan dan kedalaman berfikir sebelum pelaksanaan public relations akan menentukan nilai fungsi public relations

    Setelah informasi dikumpulkan dan dilakukan pemilihan target masuklah kedalam proses  dengan penetapan sasaran dan tujuan dan tindakan alternatif guna untuk menganalisis publik target dan dan melakukan rencana strategis.

    Pokok-pokok rencana strategis public relations meliputi Rencana Strategis. Rencana Strategis merupakan rencana jangka panjang, biasanya dilakukan oleh manajemen tingkat atas untuk membuat keputusan terkait dengan tujuan utama organisasi. Yang kedua Rencana Taktis. Rencana Taktis mengembangkan keputusan spesifik tentang apa yan akan dilakukan pada setiap level organisasi dalam rangka melaksanakan rencana strategis.

    1. AKSI

    Praktisi public relatioans, sebagai bagian dari tim manajemen sebuah organisasi, perlu terlibat dalam proses pembuatan keputusan untuk memastikan bahwa pihak manajemn membuat keputusan untuk mengambil langkah-langkah tindakan yang positif dalam rangka mencari jalan keluar dari sebuah masalah atau menciptakan kesempatan. Ketika organisasi telah melakukan sebuah aksi yang bertanggung jawab, maka staf publik relations dapat segera mengomunikasikan aksi tersebut kepada audiensi target untuk menginduksikan hasil prilaku yang diinginkan.

    1. EVALUASI

    Riset dan public relations harus terus berlangsung, terus mengevaluasi lingkungannya serta memberikan informasi baru untuk meneruskannya. Untuk dapat memeperjelas bagaimana evaluasi dapat terlibat dalam hampir setiap fase program yang dibagi dalam tiga segmen evaluasi.pertama pengecekan implementasi, kedua pemantauaan pelaksanaan program (evaluasi formatif), dan yang ketiga evaluasi hasil (Evaluasi total).

     

    1. a. Sebutkan macam macam opini publik dan jelaskan?
      1. Bagaimana mengukur opini publik?

    Jawab :

    1.  Macam-macam opini:
    • Opini personal

    Adalah opini yang berasal hanya dari 1 individu

    • Opini masyarakat

    Adalah opini yang berasal dari sejumlah individu tetapi belum terukur tingkat kepercayaannya.

     

     

     

     

    • Opini publik
    1. Opini publik adalah suatu campuran yang terdiri dari berbagai macam; pikiran,  kepercayaan, paham, anggapan, prasangka, dan hasrat.
    2. Opini publik  adalah  pendapat  rata-rata kelompok tertentu  atas suatu hal yang penting
    3. Opini Publik adalah pendapat sejumlah individu yang sudah terukur  tingkat kepercayaannya
    4. Cara mengukur opini publik
      1. Referendum ( plesbisit),

    yaitu suatu pengumutan suara yang dapat dilakukan secara langung atau tidak langsung. Contohnya: tentang lion air. Ada isu yang berkembang dan isu tersebut dipilih masing masing secara langungsung maupun tidak langsung.

    1. Melalui media massa.

    Media massa memberitahukan atayu menyampaikan informasi tertentu dan membawa aspirasi masyarakat, atau golongan tertentu. Contohnya: kasus Angellina Sondakh. Kasus ini sangat ramai dibicarkan oleh public. Maka isu isu berkembang terus hingga dipenjarakannya Angelina sondakh.

    1. Sampling.

    Yaitu dengan cara mengambil sampel  atau contoh dengan memilih beberapa orang yan dianggap dapat membentuk opini public. Dalam kasus Andi Malarangeng. Dalam kasus ini dipilihla pakar pakar hukum dan lawan pakar analisis hukum untuk mewakili opini opini yang berkembang.

    1. Polling

    system ini dapat dilakukan secara lisan dan tertulis. Contohnya kasus Andi Malarangeng. Dalam kasus ini opini dapat diukur dengan secara lisan dan tertulis

    1.  Public research

    yaitu mengukur opini public secara lisan ( interview). Contohnya kasus Andi Malarangeng. Untuk mengukur opini yang berkembang maka dilakukan interview dimasyarakat atau orgnisasi.

     

    1. Organisasi apa saja yang menggunakan publik affairs?jelaskan menurut pendapat saudara?

    Jawab :

    Public affairs merupakan sinonom dari semua aktivitas public. Dan lebih sering menjelaskan aspek public relations yang berkaitan dengan lingkungan politik dan organisasi. Atau kadang juga disebut dengan government relations. Dalam hal ini organisasi organisasi yang menggunakan public affairs adalah sebagai berikut :

    1. Organisasi politik

    Organisasi politik jelas sangat membutuhkan publik affairs karna organisasi politik perlu adanya respon atau dukungan dari masyarakat guna memenangkan dalam sebuah pemilihan umum kepala daerah atau bahkan pemilihan presiden. Selain itu organisasi politik juga sangat kompetitif dalam persaingannya dengan organisasi politik lain atau lawan politik. Maka dari itu publik affairs sangatlah penting dalam organisasi ini guna memberikan citra positif terhadap masyarakat.

    1. Organisasi masyarakat (ormas)

    Publik affairs dalam organisasi masyarakat juga perlu guna untuk memberikan citra baik kepada masyarakat yang akan berdampak pada besar kecilnya anggota masyarakat yang ikut atau bergabung dalam organisasi tersebut, selain itu peran publik affairs juga dapat berpengaruh terhadap kredibilitas suatu organisasi yang bisa menjadi kekuatan politik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: