Mengetik Currency

Senin, 14 Maret 2013 adalah pertemuan kedua aplikom pendidikan koperasi. Pada pertemuan ini dan pertemuan sebelumnya (kontrak kuliah) sudah sepakat untuk belajar bersama antara saya dan mahasiswa. Saya menyadari kemampuan saya bukan pada koperasi, tetapi saya akan berusaha memahami bidang koperasi. Meskipun background saya adalah administrasi perkantoran akan tetapi masih dalam rumpun yang sama yaitu pendidikan ekonomi.

Berdasarkan komitmen tersebut , saya mengajak mereka untuk berpikir dalam perkuliahan untuk membuat database koperasi. Dalam hati dan pikiran saya bahwa pendidikan koperasi Unnes harus memiliki karakter tersendiri seperti mahasiswa mampu membuat aplikasi koperasi yang ada di masyarakat atau koperasi yang ada di lingkungan Unnes didesain oleh mereka. Mereka praktek di koperasi Unnes atau FE Unnes kemudian membuat transaksi-transaksinya kedalam sebuah software yang dibuat oleh mereka.

Bekal saya adalah keyakinan mereka mampu, tak mungkin mereka masuk Unnes dengan rasa keterpaksaan, artinya mereka masuk Unnes pasti memiliki kemampuan. Nah, kemampuan tersebut sebagai modal untuk saya dalam pembelajaran.

Awalnya saya menjelaskan macam-macam program yang mereka sudah pelajari dalam pengantar computer atau pelajaran KKPI atau TIK di SMP, SMA, atau SMK. Rata-rata mereka menjawab program Microsoft office.

Saya bertanya pada mereka, apa saja programnya? Mereka menjawab word, excel, power point, dan corel. Apa hanya itu? Tanya saya kemudian kepada mereka. Mereka menjawab : ya, pak itu Kemudian saya memberikan pertanyaan lagi : coba word itu untuk pekerjaan apa?, excel untuk pekerjaan apa? Power point untuk pekerjaan apa? Mereka menjawab : word untuk mengetik dokumen, excel untuk perhitungan angka, dan power point untuk presentasi.

Dengan jawaban mereka yang kompak saya membenarkan jawaban itu. Nah sekarang access itu untuk apa? Hanya ada satu mahasiswa yang menjawab. Jawaban satu mahasiswa itu adalah table. Kemudian saya, memancing mereka coba spesifikan lagi, table yang seperti apa? Dia tidak bisa menjawab.

Melihat respon yang diam dari dia dan satu kelas, kemudian saya menjelaskan pada mereka bahwa access adalah salah satu program dalam Microsoft office yang mengkaji atau mendesain database. Database yang akan kita buat adalah sesuai dengan prodi mereka yaitu database koperasi. Ketika saya menerangkan mereka terdiam dan serius.

Dalam hati saya mengatakan bahwa materi ini adalah materi “aneh” bagi mereka karena mereka selama ini belum pernah mengetahui materi ini. Tahapan yang saya lakukan dalam pembelajaran adalah mengkondisikan keadaan atau appersepsi dengan memastikan semua mahasiswa dapat computer sedangkan yang tidak bawa dan ada teman yang membawa laptop maka dilakukan dengan bertukar tempat.

Ketika di menit-menit awal penyampaian table, mereka serius dan banyak yang tanya mengenai materi dari pekerjaan mereka dilaptop dan computer. Dengan senang saya menanggapi setiap pertanyaan mereka, artinya mereka antusias dengan pembelajaran ini. Menit demi menit berlalu, akhirnya mereka sudah lancar dan terampil dalam membuat table.

Memang secara khusus pada hari ini membahas mengenai table. Table yang dibuat ada sebelas. Mereka bingung ketika ditabel satu karena mereka belum terbiasa dengan pekerjaan. Ada yang menarik ketika membuat table Jenis Simpanan pada field name Jumlah dan Data type currency. Ada satu mahasiswa yang ketika saya sebut currency, dia malah mengetiknya. Seharusnya karena ini data type maka cukup diklik atau dipilih bukan diketik. Kemudian saya membenarkannya.

Ketika saya menerangkan bahwa currency itu data type, maka dipilih atau diklik, jangan diketik. Nah, dari penjelasan saya ternyata banyak yang tertawa dengan kejadian tersebut. Eh, ternyata kejadiajn tersebut menimpa pada diri saya sendiri, ibaratnya saya kena batu sendiri karena ketika saya menerangkan field size dengan integer, dengan cara menghilangkan kata long integer. Ada satu mahasiswa yang protes, Pak itu jangan dihilangkan kata “long” nya tetapi itu ada pilihannya. Serentak mereka (semua mahasiswa) tertawa. Saya menyambutnya, wah memang yang namanya perbuatan buruk, pasti dibalas dengan buruk, saya menggoda pada mahasiswa yang salah, eh kesalahan itu ternyata ada dalam diri saya. Mereka dengan lepasnya tertawa.

Dengan kejadian ini saya senang bahwa pertemuan saya dengan mereka meski baru dua pertemuan terasa hangat karena mereka bisa saling sharing dan mengingat serta tidak adanya kekecewaan. Yang ada mereka seneng dengan pelajaran pada hari ini dan meminta dibuatkan modul. Rasa seperti ini yang membuat saya untuk membuatkan mereka yaitu modul. Saya doakan kelak semua sukses,,dan bermanfaat untuk orang lain, Semoga Alloh memudahkan langkah kita. Amin..Sampai jumpa dipertemuan berikutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: