Dewasa Itu Memilih

Kita sering mendengar kata dewasa. Dewasa identik dengan umur seseorang setelah remaja. Biasanya orang dewasa diraih umur dua puluh tahunan. Apakah kedewasaan seseorang diperoleh saat usia tersebut? Penulis berpendapat bahwa indikator dewasa yaitu ketika dia berani memilih dan menerima konsekuensinya. Dia paham akan keuntungan, kerugian, kelemahan, kekuatan, peluang, resiko, tantangan, hambatan, dan lainnya.

Jika dia sudah dewasa dengan indikator tersebut, Dia akan matang dalam bertindak dihidupnya. Dia hanya mengandalkan Alloh dan dirinya, bukan orang disekitarnya, seperti teman, keluarga, kerabat, dan lainnya.

Dia hidupnya akan lebih optimal, karena dia mengerahkan semua potensinya untuk pilihannya. Misal, saat dia lulus SMA, ada pilihan bekerja atau kuliah. Ketika, dia memilih kuliah berarti dia sudah menentukan garis hidupnya, karena kondisi sosial ekonomi dia tidak mungkin membiayai kuliahnya, namun dengan potensinya dia mampu berprestasi, sehingga mendapat beasiswa.

Seorang guru yang dewasa, pasti dalam karirnya dia lebih berproduktif, karena dia selalu mengisi waktunya dengan karya-karyanya, dia tidak rela hidupnya tidak bermanfaat untuk orang lain. Dia sadar pilihannya menjadi guru adalah rizki yang terbaik yang diberikan oleh-Nya. Saat memilih jurusan kependidikan atau keguruan, dia sudah memikirkan segala konsekuensinya yang terjadi, tak semata-mata berharap pada material saja.

Dewasa itu memilih, memilih karena adanya konsekuensi yang harus dihadapi, bukan memilih pada keadaan yang nyaman, adanya orang terdekat  disekitarnya.

Biasanya orang yang dewasa dengan kriteria tersebut, suksesnya lebih cepat. Saat memilihnya, maka dia sudah menentukan nasib untuk sukses.

Marilah kita menjadi orang dewasa menuju hakekat, karena dewasa secara umur itu pasti kita melaluinya. Amin.

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. ina
    Feb 20, 2014 @ 11:03:54

    ijin share gih pak ..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: