Butuh Mahasiswa Kreatif dan Cerdas dalam Aplikasi Perkantoran Berbasis IT

 

Selasa (3/3/2015) menjadi pengalaman pertama saya untuk mengajar mata kuliah Aplikasi Perkantoran Berbasis IT. Matakuliah tersebut merupakan matakuliah baru pada kurikulum 2012 jurusan pendidikan ekonomi prodi administrasi perkantoran Unnes.
Di hari pertama, saya akan memaparkan tentang kontrak kuliah, silabi, dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Yang perlu saya sampaikan kepada mahasiswa adalah kompetensi yang harus dilakukan oleh mahasiswa, yaitu membuat aplikasi perkantoran berbasis komputer.
Berbekal pada pengalaman saya dalam membuat aplikasi elektronik arsip (e arsip), saya berusaha untuk memotivasi mereka untuk membuat aplikasi yang ada di unsur administrasi atau aplikasi perkantoran. Oleh karenanya, mata kuliah ini memiliki ikatan yang kuat antara dua bidang, yaitu komputer dan administrasi, atau komputer dan perkantoran.
Saya mengajak kepada mereka untuk mengidentifikasi, mengumpulkan data, mengolah data, membuat dan memodifikasi serta merivisi form aplikasi perkantoran berbasis IT. Sehingga, output dari mata kuliah ini adalah membuat aplikasi perkantoran berbasis IT susuai dengan kebutuhan organisasi.
Menurut saya, memang susah untuk mempraktekkan output tersebut. Tetapi, saya berkeyakinan, bahwa, jika kita mau berusaha, maka akan ada jalan untuk menuju jalan tersebut. Oleh karenanya, proses yang harus diutamakan dalam mata kuliah ini, bukan nilai. Mengapa demikian? Karena dari pertemuan awal hingga akhir, tidak ada kompetensi yang bersifat menghafal.
Sifat matakuliah tersebut adalah menemukan dan mempraktekkan hasil temuannya. Mid dari mata kuliah ini berupa identifikasi dan membuat rancangan dasar dari aplikasi perkantoran berbasis IT. Dan, ujiannya adalah produk dari aplikasi perkantoran berbasis IT yang telah dikembangkan saat mid semester.
Terlihat jelas, bahwa mata kuliah ini membutuhkan kreativitas dari mahasiswa. Mahasiswa diperlukan “cerdas” dalam melihat kondisi lingkungan sekitar. Misal, di dekat rumahnya ada kantor. Di kantor tersebut, pegawai keuangannya dalam membuat laporan keuangan, masih manual dengan menuliskan di buku keuangan.
Keaadan di atas, harus ditangkap oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini, yaitu untuk membuat aplikasi perkantoran keuangan sederhana secara komputerisasi. Jika mahasiswa tersebut, mampu membuatnya, maka dikatakan mahasiswa tersebut “cerdas” dalam menangkap situasi lingkungan.
Contoh lain, di kelurahan setempat, saat ada pelayanan dari masyarakat, petugas mencatatnya secara manual dengan buku yang sudah usang. Keadaan tersebut, harus ditangkap oleh mahasiswa “cerdas” untuk membuat aplikasi perkantoran dalam pelayanan, berupa program excel atau access untuk membuat tabel mengenai jenis-jenis pelayanan yang dibutuhkan oleh petugas kelurahan tersebut.
Itulah, yang saya harapkan dalam mata kuliah ini, yaitu kreativitas dan cerdas dalam melihat peluang lingkungan sekitar untuk dibuat aplikasi perkantoran berbasis IT. Marilah, kita belajar bersama untuk membuat sebuah aplikasi perkantoran berbasis IT, di mana produk tersebut memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Semoga mata kuliah ini memberikan keberkahan untuk kita dan masyarakat. Amin

Agung Kuswantoro, pengampu mata kuliah aplikasi perkantoran berbasis IT, hp 08179599354

4 Komentar (+add yours?)

  1. faklur
    Mar 13, 2015 @ 02:28:45

    Semoga dengan adanya mata kuliah ini dapat menciptakan mahasiswa yg kreatif dalam menciptakan aplikasi perkantoran berbasis IT pak

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: