Terasa ujian disertasi

Dari berbagai pengalaman saya saat memberi materi pelatihan atau menjadi pembicara tentang elektronik arsip atau kearsipan di suatu organisasi yang ada di daera-daerah, yang paling berkesan yaitu saat diundang oleh Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mengapa berkesan? Karena saya terasa ujian disertasi. Dimana ditonton oleh semua pegawai kependidikan PPs Unnes, yang bertanya adalah Prof. Rer. Nat Wahyu Hardiyanto, M. Si (Prof. Wahyu) dan Prof. Dr. Joko Widodo, M. Pd. (Prof. Joko). Mereka adalah Asisten Direktur (Asdir) akademik dan administrasi umum PPs Unnes.

Acara tersebut adalah pelatihan bagi tenaga kependidikan agar dapat melayani mahasiswa atau stakeholder lebih optimal dengan pengelolaan arsip dinamis. Namun, ternyata tidak hanya tenaga kependidikan saja yang mengikuti, tetapi pimpinan mereka juga sangat antusias mengikutinya.

Saya presentasi kurang lebih tiga jam. Tenaga kependidikan tidak ada yang bertanya. Justru, pertanyaan yang banyak dari Prof. Wahyu dan Prof. Joko. Prof. Wahyu pertanyaannya menekankan pada aspek sistemnya yang pernah saya bangun, sedangkan Prof Joko pertanyaannya menekankan pada aspek keauntentik arsip.

Seorang pegawai memberikan peringatan kepada saya bahwa presentasi saya telah selesai, namun mereka masih asyik bertanya. Alhamdulillah saya bisa menjawabnya dan mereka bisa menerima penjelasan saya.

Diakhir presentasi, saya mengatakan baru kali ini saya presentasi atau memberikan pelatihan dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis, dimana pertanyaan tersebut tidak tanggung-tanggung dilontarkan langsung dari Profesor yang ahli dibidangnya. Presentasi saya terasa ujian disertasi terbuka yang disaksikan oleh Bapak/ Ibu tenaga kependidikan. Kalimat saya langsung disambut dengan tepuk tangan oleh mereka. Mereka mengatakan kuliah lagi aja mas, langsung strata tiga dibuatkan disertasi materi yang barusan.

Setelah pemaparan selesai, saya langsung coffe break dan berbicara santai kepada kedua Profesor tersebut. Alhasil, mereka sangat tertarik dengan materi kearsipan yang saya paparkan dan ingin mengetahui program yang telah saya buat. Semoga pengalaman yang berharga ini menjadikan diri saya untuk bersemangat belajar karena belajar tidak hanya dari kampus, namun guru yang termahal adalah pengalaman. Mudah-mudahan pengalaman ini menjadi guru yang termahal untuk saya sebagai bekal kesuksesan. Amin

Rembang, 31 Oktober 2015

Agung Kuswantoro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: