Madrasah Istiqlal : 2 Santri Pun Kita Terima

Madrasah Istiqlal_2 Santri Pun Kita Terima

Pengalaman masa lalu yaitu mengaji ke kiai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) bahwa orang yang ikut mengaji jumlahnya tidak banyak alias sedikit, bahkan kadang hanya ada satu santri dengan satu kiai. Memang tantangannya berat mulai dari les private mata pelajaran sekolah, ekstrakokurikuler, atau kegiatan lainnya. Kata  kunci agar tetap bisa mengaji, menurut saya adalah kebulatan tekad atau niat yang kuat pada diri anak dan orang tua tersebut. Anak tidak merasa dipaksakan untuk mengaji dan orang tua merasa mengaji itu sangat penting untuk masa depan kehidupan anak. Prinsip itulah yang sederhana agar orang tua dan anak dapat istiqomah untuk mengaji.

Kondisi demikian, saya jumpai saat ini. Madrasah yang tiap sore, saya dirikan di rumah juga mengalami demikian. Rabu (10/8/2016) yang datang dua santri, bahkan sempat satu santri pada hari-hari sebelumnya. Keadaan satu dan dua santri ini, yang datang saat mengaji tidak  hanya satu hari, kadang beberapa hari. Alasan  mereka (santri) tidak datang dikarenakan ada yang les mata pelajaran, tidur, bermain, dan lainnya. Keadaan seperti ini, saya tidak kaget untuk menutup madrasah istiqlal. Sudah menjadi komitmen yang bulat antara saya dan istri untuk tetap mengistiqomahkan pengajian di lingkungan saya sendiri. Perbuatan baik atau kebaikan setahu saya adalah yang melakukan sedikit, sehingga dalam agama dianjurkan untuk berdakwah. Dasar itulah yang saya pegang. Terus berbuat baik saja, mengikuti proses saja, lakukan saja, jalani saja, hadapi saja, dan tetap berjalan mengajinya. Urusan ada yang mau datang mengaji atau tidak  itu urusan pribadi santri. Tugas saya dan istri adalah membuka pintu lebar-lebar mulai jam 4 sore hingga jam 5 sore untuk pengajian anak-anak. Simple itu saja, urusan lainnya Allah yang mengatur. Mari belajar dari pengalaman masa lalu kita saat berbuat baik. Insaallah, Allah akan mempermudah langkah kita. Amin..

 

Semarang, 10 Agustus 2016

Agung Kuswantoro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: