Gapai Mimpi: Nulis, Terbit, Publikasi, dan Bedah

Oleh Agung Kuswantoro

Menulis adalah sebuah pekerjaan mudah, tapi jangan dipermudah. Mudah karena sebenarnya tiap orang pasti bisa menulis. Menulis dari kompetensi, minat, dan segala sesuatu yang terlintas dalam idenya.

Jangan dipermudah! Sikap inilah yang muncul dari orang yang meremehkan pekerjaan menulis. Karena menganggap mudah, justru ia tidak menulis. Menulis butuh disiplin. Didi Junedi mengatakan konsisten dan disiplin menulis adalah salah satu keberhasilan seorang penulis. Bahkan, mengatakan penulis sejati adalah penulis yang menulis tiap hari.

2017 baru kita lalui beberapa hari. Saatnya kita membuat revolusi dalam menulis. Revolusi harus cepat dan kuat. Cepat dalam berpikir. Tangkap ide, tulislah. Tulislah itu yang harus cepat dieksekusi. Jangan terlalu lama, nanti akan mengendap di pikiran. Atau, waktunya sudah tidak tepat lagi.

Kuat. Kuat merekonstruksi setiap perkara ke dalam tulisan. Tulisan harus dibuat konstruk (bangunan) yang kuat. Jangan sampai asal menulis. Idenya tidak jelas, dan organisasi antar paragraf tidak nyambung. Hal ini jangan sampai terjadi.

Buku
Setelah menulis, selanjutnya adalah buku. Saya tiap hari memberikan kuliah tujuh menit (kultum) tentang fiqih di masjid dekat rumah. Setiap materi disampaikan, pulang dari masjid langsung saya ikat, dengan tulisan. Hernowo mengatakan menulis mampu mengurutkan segala sesuatu yang belum tertata, menulis mampu memecahkan masalah atas perkara, menulis mampu mensinergikan pikiran, menulis mampu mengetahui kemampuan penulis, dan penulis tanggap atas perkara yang terjadi di lingkungan sekitar. Kurang lebih seperti itu.

Buku Fiqih
Kumpulan kultum rencana akan saya jadikan buku. Agustus 2017, saya akan menjadikan satu dari materi-materi tersebut. Mudah-mudahan bisa terpenuhi menjadi sebuah buku. Rencana saya, jika tahun 2017 terpenuhi jadi buku, saya akan memohon kepada guru saya di Pondok Pesantren Salafiah, Pemalang untuk memberikan kata pengantar. Beliau adalah KH. Drs. Ramadhon Sya’ban Zuhdi. Sedangkan endorsement-nya adalah ustad Husnaini, Ketua Sahabat Pena Nusantara (SPN) dan penulis buku islami. Kedua tokoh tersebut sangat menginspirasi dalam belajar menulis saya dan memahami suatu ilmu.

Buku Madrasah
Buku selanjutnya adalah kumpulan tulisan yang saya tulis mengenai madrasah yang saya dirikan. Madrasah tersebut bernama Istiqlal. Tahun 2016, tepatnya Desember, atas persetujuan pengelola – saya dan istri – serta orang tua/wali santri, madrasah tersebut berhenti dulu, karena ada beberapa permasalahan. Madrasah tersebut saya dirikan tahun 2014 bertempat di rumah saya, yang luasnya 73 meter persegi.

Setiap peristiwa dan harapan saya tulis, sehingga saya selalu memiliki makna. Kecil kegiatannya, namun besar maknanya. Sempit bangunan untuk mengaji, namun luas harapan dan pahalanya hingga sekarang (9/1/2017) tulisan tersebut saya kumpulkan dan 26 halaman dengan kertas A4 dengan spasi 1,5. Saya sharing dengan bapak Much. Khoiri-penulis buku Sopo Ora Sibuk-mengatakan naskah buku tentang madrasah Istiqlal perlu ada tambahan halaman. Solusinya, bisa bekerjasama dengan penulis lain agar terpenuhi menjadi standar buku.

Berarti naskah buku ini perlu ada tambahan naskah agar bisa layak menjadi buku. Minimal tahun 2017 sudah siap naskah menjadi buku yang layak untuk diajukan ke penerbit. Untuk kata pengantar dan endorsement-nya, belum ada bayangan siapa beliau.

Buku Aplikasi Arsip
Buku aplikasi arsip adalah buku yang insyallah siap terbit di tahun 2017. Prototype-nya sudah siap pada tahun 2016. Ini adalah hasil penelitian saya. Kata pengantar rencananya adalah saya sendiri, karena bercerita mengenai latar belakang muncul buku ini. Jadi biar jelas, langsung penulisnya. Endorsement-nya adalah pengguna atas aplikasi tersebut. Rencananya Bapak Prof. Bambang Suratman, M.Pd– Dekan FE UNESA periode 2011 hingga 2015.

Bedah
Ketiga buku saya minimal tahun ini bisa terbit. Mimpi saya, hingga hari ini belum ada lembaga atau panitia ingin membedah buku-buku saya. Saya sadar, saya adalah penulis pemula. Masih banyak kelemahan dalam penulisan. Dibutuhkan banyak belajar lagi. Dari beberapa buku yang saya tulis. Buku yang sering dibuat pelatihan adalah e arsip pembelajaran. Semoga, tahun ini ada beberapa buku-buku saya yang dibedah.

Publikasi
Selain menulis buku, saya akan konsisten juga pada menulis artikel di beberapa website penerbit buku atau gagasan UNNES. 2017, saya juga ada target menulis artikel di koran, dimana tahun 2016 nihil saya tampil di media massa. Demikian juga nulis di jurnal, sebagai bentuk kepakaran saya. Di tahun 2016 nihil publikasi.

Semoga tahun 2017 minimal ada satu publikasi di jurnal maupun media massa. Demikian juga, buku dan bedah buku dapat terwujud. Itulah mimpi menulis saya di tahun ini. Semoga Allah melindungi dan memberi kekuatan pada kita semua. Amin.

Semarang 10 Januari 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: