“Dunia” adalah Perhiasan

“Dunia” adalah Perhiasan

Oleh  Agung Kuswantoro

 

 

“Dunia” adalah perhiasan. Dunia bisa dimaknai kekayaan, jabatan, perhiasan, pasangan hidup (laki-laki/ wanita), dan hal lainnya yang berhubungan dengan kesenangan dunia. Allah mengatakan dalam surat Al Kahfi ayat 7, bahwa “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya. Agar Kami menguji siapakah diantara mereka yang terbaiknya”.

 

 

Jelas ayat tersebut menegaskan bahwa isi yang ada di dunia ini sebagai perhiasan. Lalu, Allah menguji kepada kita agar selalu mengingat kepada-Nya. Tidak terbujuk kepada rayuan dunia. Rayuan-rayuan ini bisa berwujud “uang atau pasangan hidup”. Ada orang yang merelakan agama Islam (murtad), demi pasangan hidup. Ada pula, orang yang menerima “suap” (uang) atas penyalahgunaan wewenang. Itu pertanda, manusia sedang diuji kepada-Nya.

 

 

Segala sesuatu yang mengasyikkan, jelas ada ujiannya. Surga bisa didapat, tanpa ada suatu cobaan. Dunia (mungkin) ujiannya. Kita sebagai manusia harus mampu mengendalikannya. Jangan sampai terbawa arus oleh gemerlapan dunia. Ingat, sekali lagi dunia adalah perhiasan. Allah akan menguji manusia di dunia. Pilihlah Allah saat kita menghadapi permasalahan dunia. Insyaa Allah lebih selamat dan menyelamatkan. Aamiin.

 

 

Semarang, 2 Juli 2017

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: