Semua Ada waktunya

Semua Ada waktunya

Oleh Agung Kuswantoro

 

Kekuasaan seseorang itu ada batasnya. Kisah Ashabul Kahfi memberikan pelajaran bagi kita semua, bahwa apa yang ada di dunia sifatnya sementara. Raja Diqyanus yang kejam dan dholim terhadap rakyatnya, hingga pemuda-pemuda yang sholih pun merasa teraniaya, hingga bersembunyi di gua.

 

Namun, tak disangka setelah tiga ratusan tahunan, pemuda-pemuda itu masih hidup dengan cara ditidurkan oleh Allah di gua. Saat bangun, masa pemerintahan Raja Diqyanus sudah selesai, diganti dengan Raja yang sholih bernama Baidarus. Pada masa raja Baidarus pemuda-pemuda tersebut merasa nyaman karena sang Raja memiliki keyakinan yang sama terhadap pemuda-pemuda tersebut.

 

Ternyata kekuasaan itu tak selamanya. Setelah ratusan tahun, kekuasaan itu hancur karena sifat rajanya, dulu yang terkenal dholimnya. “Dunia” itu tak selamanya, apalagi perkara-perkara yang sangat keduniaan sekali. Apa itu? Harta, kekuasaan, kekayaan, dan lainnya, itu semua akan musnah. So, utamakan dan jaga iman kita agar selamat dunia dan akhirat. Amin.

 

 

Semarang, 4 Agustus 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: