Tafsir Yasin (10)

Tafsir Yasin (10)

Oleh Agung Kuswantoro

 

Lafal Tanzila dibaca Nasab dengan fiil/kata kerja yang dibuang (Iqro tanzila azizi). Artinya Wahai Nabi Muhammad SAW bacalah Alquran dari Dzat yang Perkasa dan Penyayang (Ya Muhammad Iqro’ Almunzila minal Azizir-rohim).

 

Apabila dibaca Rafa dengan khobar yang memiliki mubtada yang dibuang. Bacaannya adalah hadhihil qur’an munzilun ‘ alaika biwasilati jibrila ‘alaihis salam mina Allah. Yang artinya inilah Alquran itu diturunkan padamu dengan wasilah/perantara malaikat Jibril Alaihis salam dari Allah.

 

 

Tafsir Yasin (11)

Oleh Agung Kuswantoro

 

Litundiro qauman ma undiro abauhum. Lam pada lafal litundiro adalah menjadi ta’lil tanzila, jadi artinya supaya Nabi Muhammad SAW menakuti-nakuti/memperingatkan.

 

Ma undiro. Ma-nya dimaknai Nabi atau lam tundiro, nenek moyang suatu kaum yang dekat dengan lamanya waktu kekosongan Nabi. Ada juga yang mengatakan dengan Ma bermakna Alladzi, jadi litundiro qaumal ladzi undiro bihi abauhum. Yang artinya supaya Nabi Muhammad menakut-nakuti pada kaum yang ditakut-takuti nenek moyangnya.

 

 

 

 

 

 

Tafsir Yasin (12)

Oleh Agung Kuswantoro

 

Fahum Ghofilun. Artinya, mereka itu termasuk orang yang lupa terhadap Allah. Lupa dari iman dan kebenaran. Maknanya yaitu wahai Nabi Muhammad, bahwa Allah telah menurunkan terhadapmu berupa Alquran agar mereka takut. Yang dimaksud mereka (kaum) disini adalah kaum Quraisy, karena sejak zaman Nabi Ismail ada hingga zaman Nabi Muhammad SAW tidak ada yang datang ke kaum tersebut, dikarenakan mereka itu lupa iman terhadap Allah dan mereka tidak beragama, serta tidak bersyariat.

 

 

Tafsir Yasin (12)

Oleh Agung Kuswantoro

 

Laqod haqqol qaulu ‘ala aktsarihim fahum la yu’minun. Ayat tersebut termasuk kalimat adzab bagi kaum Quraisy karena sesungguhnya Allah mengetahui sejak zaman Azali bahwa kebanyakan orang Quraisy itu tidak beriman kepada Allah dan utusannya yaitu Nabi Muhammad SAW, seperti Abu Jahal, ‘Utbah, Syaibah, Mughiroh, dan tokoh Quraisy yang lainnya.

 

Orang Quraisy sebagaimana di atas merupakan orang yang celaka karena tidak beriman kepada Allah, mereka bukanlah ahli Tauhid.

 

 

Semarang, 26 Februari 2018

 

 

 

Tafsir Yasin (13)

Oleh Agung Kuswantoro

 

 

Inna ja’alna fi aqna qihim aglalan fahila ilal adzqoni fahum muqmahun. Artinya, sesungguhnya kami telah menjadikan mereka diangkat ke dagu sehingga mereka bertengadah.

 

Ayat ini sebagai gambaran bagi orang yang tidak beriman kepada Allah dan sombong. Menurut penjelasan pakar, bahwa kondisi tersebut dialami oleh orang kafir di dalam neraka jahannam.

 

 

Semarang, 27 Februari 2018

 

 

 

Tafsir Yasin (14)

Oleh Agung Kuswantoro

 

Wajalna min aidihim saddaw wamin kholfihim saddang faag syaina hum fahum la yubsirun.

 

Artinya, “Dan Kami jadikan dihadapan mereka sekat/dinding dan dibelakang mereka sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.”

 

Dalam suatu riwayat ayat ini dikisahkan bahwa Abu Jahal berkata kepada sahabat-sahabat dari Bani Mahzum. Perkatannya adalah “Apabila saya (Abu Jahal) melihat Nabi Muhammad SAW sedang sholat, maka saya akan melempar (ngepruk) dengan batu di kepalanya”. Suatu ketika Nabi Muhammad sholat, lalu Abu Jahal mengikutinya. Saat tepat dibelakang Nabi Muhammad, Abu Jahal langsung mengangkat batu dan akan melempar ke arah kepala Nabi Muhammad, saat akan melempar tiba-tiba  batu yang ada di tangannya tidak bisa lepas/nempel ditangannya. Leher Abu Jahal pun terasa sakit.

 

Dengan adanya kejadian ini Abu Jahal pulang ke sahabat-sahabat dari Bani Mahzum dan menceritakan kejadian tersebut. kemudian, lepaslah batu yang menempel di tangannya.

 

 

 

Semarang, 1 Maret 2018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: