Triangulasi

Triangulasi
Oleh: Agung Kuswantoro

Saat ada kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang menewaskan 189 orang, saya tertarik untuk mengikuti berita perkembangan pencarian pesawat berlogo “Singa”.

Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan, M Ilyas di atas KR Baruna Jaya, Rabu (31/10/2018) mengatakan bahwa, “Benda itu dinamakan oleh teman-teman itu stasiun operasi C30, C31, dan C38. Kita mulai overlay lah, kita buat yakin lagi tadi pagi kita make sure apa ping locator ini menunjukan arah ke C31 dan C30, itu belum yakin juga, kemudian kita turunkan ROV. Jadi ini akan ada operasi triangulasi untuk meyakinkan juga, menjadikan posisinya,” (https://news.detik.com/berita/4281356/kr-baruna-jaya-bppt-tangkap-sinyal-black-box-lion-air-jt-610, diakses 31 Oktober 2018).

Kalimat yang menarik untuk kita pelajari adalah “Jadi ini akan ada operasi triangulasi untuk meyakinkan juga, menjadikan posisinya”.

Kata “triangulasi” perlu kita pahami. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu, untuk keperluan pengecekan atau permbanding data itu (Moelong, 2009:330).

Dari definisi tersebut dapat dikatakan, bahwa triangulasi adalah membandingkan hasil temuan dengan teknik yang lain.

Misal, dalam pencarian pesawat tersebut, salah satu kapal X menemukan indikasi ada sinyal “black box”. Kemudian, ditelusur lagi dengan menggunakan kapal Y, apakah menemukan sinyal “black box” di tempat tersebut.

Lalu, belum yakin jika sinyal tersebut “black box”, maka dilakukan penerjunan robot air yang menyelam pada lokasi yang diduga ada sinyal “black box”.

Jika, hasilnya belum maksimal, maka dilakukan penyelaman ke tempat tersebut. Penyelaman adalah cara triangulasi yang terakhir. Mengapa? Peneliti langsung terjun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Cara dengan kapal X, kapal Y, robot, dan penyelaman adalah proses triangulasi.

Jadi, suatu temuan data, harus ditriangulasikan terlebih dahulu. Jangan langsung percaya akan data yang telah ditemukan, hanya berdasarkan 1 teknik pengambilan data.

Apa yang dilakukan oleh Komandan penyelamat dengan cara triangulasi menurut saya itu sangat tepat. Itulah makna triangulasi secara sederhana.

Semarang, 31 Oktober 2018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: