BIJAK DALAM HIDUP

BIJAK DALAM HIDUP
Oleh: Agung Kuswantoro

Saya sangat setuju dengan judul yang ditulis Kompas (8/11) pada ‘Analisis Publik’ oleh Azyumardi Azra.

Analisisnya cukup tajam dan komprehensif. Cara mengemasnya mudah. Pendekatan filosofinya, sangat kuat.

Bagi saya – selaku orang awam – menjadi tertuntun membaca artikel tersebut. Saya menjadi paham, bahwa kita mengatakan suatu “musibah” itu dilihat dari perspektif mana?

Jika kita orang musibah itu azab, maka perspektif tersebut dilihat dari sisi mana? Bukannya, bencana merupakan ujian keimanan? Sehingga, tawakal menjadi “kunci” dalam menjalani kehidupan.

Hidup harus disikapi dengan pendewasaan (maturity). Bukan, dengan cara kekanak-kanakan. Bagaimana caranya? Bijaklah dengan kehidupan Anda. Itu caranya!

Jika Anda tidak bijak, maka yang muncul adalah sikap “cemburu”. Atau, rasa tidak senang terhadap orang yang berhasil (baca: mampu). “Mampu” dalam apa? Mampu dalam menjalani kehidupan.

Sehingga, langkah “Ruwatan Politik”, sebagaimana yang disampaikan oleh Azyumardi Azra itu sangat tepat.

Ditengah “krisis” penilaian yang baik, muncul solusi yaitu “penyelamatan” dalam adat budaya, yang bernama ‘Ruwat’.

‘Ruwat’ adalah cara bijak untuk saat ini. Terbukti, budaya tersebut hingga sekarang, masih digunakan. Bahkan, tokoh-tokoh Nasional pun mempraktekkan budaya Jawa tersebut.

Mari kita jaga budaya kita, agar diri kita lebih bijak dalam kehidupan. Berpikir dan renungkan ajaran-ajaran luhur dari kebudayaan kita. Hindari, berpikiran “pendek” dalam menyikapi kehidupan, sebagaimana contoh di atas. Sesuatu buruk dan baik, dilihat dari sisi mana dulu?

Jakarta, 8 November 2018

Ditulis di pesawat menuju Semarang, dari Jakarta. GA242, pukul 16.00 WIB, bandara Soekarno Hatta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: