Ahli Ilmu (1)

Ahli Ilmu (1)
Oleh Agung Kuswantoro

Perjuangan saya memang belum seberapa, dibanding para guru dan contoh/teladan saya dalam membangun suatu kemajuan (baca: peradaban) di Masyarakat. Terlebih, perjuangan para Nabi dan Rosul dalam memperjuangkan agama Allah kepada kaumnya. Taruhannya, nyawa.

Dua kajian yang saya bentuk. Saya dibantu istri, dan beberapa warga yaitu kajian subuh dan Madrasah. Tujuannya adalah meningkatkan warga menjadi ahli ilmu.

Alhamdulillah, sudah terbentuk pola masyarakatnya. Saya menyebutnya masyarakat itu jamaah. Karena tidak semua masyarakat terlibat dalam jamaah.

Misal, sholat subuh. Yang berjamaah sholat subuh secara rutin ada 8 hingga 9 orang. Alhamdulillah, itu jumlah sudah stabil yang berasal dari warga.

Jamaah tersebut sudah terbiasa dengan materi kultum yang saya sampaikan. Gaya penyampaian materi kultum yang saya sampaikan kepada jamah berdasarkan pengetahuan masyarakat. Ilmunya tetap, hanya cara penyampaiannya berdasarkan sosial – kultural masyarakat.

Tadi, saya menyampaikan materi perbedaan ahli ibadah dengan ahli ilmu. Orang yang ahli ibadah belum tentu ahli ilmu. Sebaliknya, ahli ilmu belum tentu ahli ibadah. Yang terbaik adalah ahli ilmu, juga ahli ibadah.

Misal, orang sholat. Sholatnya ahli ibadah berbeda dengan ahli ilmu. Sholatnya ahli ilmu mengetahui ilmu-ilmu dalam sholat. Mulai dari rukun, syarat, batal, makruh, dan haram sholat. Termasuk, cara awal membuat shof/barisan.

Tetapi ahli ibadah, belum (tentu) memahami ilmu/hukum yang ada dalam sholat. Mereka sholat saja, namun tidak/belum memahami hukum-hukumnya.

Membuat barisan/shof waktu awal. Ahli ilmu, akan membuat barisan tepat di belakang imam. Bukan dari shof paling kanan/kiri, layaknya berbaris.

Demikian juga, membaca Albarzanji/Addiba’ harus urut. Jangan sampai ada sholawatan yang tidak masuk dalam Albarzanji/Addiba’ masuk, seperti salatullah salamullah. Jika pun tidak dibaca seutuhnya (dari Albarzanji/Addiba), namun memotong/lompat dari urutannya jelas. Itulah ahli ilmu.

Inilah harapan saya dalam berjuang, merubah jamaah dari ahli ibadah menjadi ahli ilmu. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita. Amin.

Semarang, 3 Januari 2019

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: