Ngaji Tauhid (27): Khodijah

Ngaji Tauhid (27): Khodijah
Oleh Agung Kuswantoro

Ada contoh teladan dalam masalah keimanan. Yaitu, Khodijah. Ia adalah istri Nabi Muhammad.

Menurut beberapa referensi yang saya baca bahwa Ia/Khodijah dijuluki Ummul Mukminin. Yang artinya, ibu yang beriman.

Pertanyaan, mengapa ia mendapat julukan itu? Mari, kita simak kepribadiannya.

Pertama, ia orang yang tabah. Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad, ia telah menikah dengan lelaki. Kemudian menjanda. Proses menjandanya lama. Ada yang mengatakan hingga 15 tahunan lebih. Maknanya, ia menjaga kehormatan sebagai janda cukup lama. Ia tidak maksiat. Ia tetap bertakwa kepada Allah.

Bersambung

Semarang, 27 Januari 2019

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: