Ibadah Di Rumah

Ibadah Di Rumah
Oleh Agung Kuswantoro

Ramadhan, 1441 Hijriah/2020 Masehi ini, menjadi berbeda dengan ‘kedatangan’ makhluk bernama “Korona”. Segala sesuatu ibadah dengan adanya “Korona” dilakukan di Rumah.

Saya sangat merasakan tiap Ramadhan banyak kegiatan dilakukan di luar Rumah. Namun, untuk kali ini betul totalitas di Rumah.

Saya begitu menikmatinya, ibadah di Rumah. Saya bisa melihat anak sholat di samping saya. Saat ia capek sholat Tarawih, ia tiduran dan bermain disamping saya.

Prinsip saya ibadah di Rumah adalah mengutamakan ibadah yang utama. Prioritas. Misal, sholat Isya itu wajib, maka harus diutamakan. Sholat Tarawih itu sunah.

Berbagai perilaku anak saat ibadah, saya amati. Ibadah anak berbeda dengan ibadah yang dilakukan oleh orang dewasa/baligh.

Sama-sama sholat Dhuhur. 4 rokaat. Bagi anak, 4 rokaat itu sudah banyak. Namun, bagi orang dewasa itu 4 rokaat biasa/sedikit. Oleh karenanya, mumpung ibadah di Rumah, anak dilatih agar merasakan latihan ibadah. Dampingi mereka. Siapa lagi, jika bukan kita sebagai orang tua? Ketika anak merasa keberatan dengan ibadah, kitalah yang harus memberi pengertian kepadanya. []

Semarang, 10 Mei 2020
Ditulis Di Rumah, jam 05.30 – 06. 00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: