Pengakuan Kompetensi

Pengakuan Kompetensi
Oleh Agung Kuswantoro

Apakah Anda mengenal nama-nama ini? Anne Avanti, Ahmad Dhani, Gus Mus, Habib Lutfi, Bob Sadino, Galam Zulkifli, dan Mustaqbilal dan contoh lainnya?

Mereka adalah orang yang memiliki kompetensi yang luar biasa dibidangnya. Anne Avanti dibidang tata busana, Ahmad Dhani dibidang seni musik, Gus Mus dibidang agama, Habib Lutfi dibidang agama, Bob Sadino dibidang kewirausahaan, Galam Zulkifli dibidang pelukis, dan Mustaqbilal dibidang seni pahat.

Kompetensi mereka, tidak diragukan lagi pada bidangnya. Bisa jadi, Anne Avanti sudah level Magister, jika beliau kuliah. Apalagi, Habib Lutfi dan Gus Mus sudah level Doktor. Mungkin, seperti itu. Oleh karenanya, kualifikasi kompetensi perlu diatur oleh pemerintah. Istilahnya adalah KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).

Tujuan KKNI ini adalah menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antar bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja, serta pengalaman kerja dalam rangka sesuai dengan struktur pekerjaan diberbagai sektor (Perpres Nomor 8 Tahun 2012 pasal 1).

Namun demikian, perlu dicatat, bahwa pengakuan kompetensi tersebut, perlu ditanyakan kepada yang bersangkutan. Kira-kira mau tidak yang bersangkutan disetarakan kompetensinya. Misal nanti Anne Avanti bergelar SE. Jadi Anne Avanti, SE. Atau Dr. Mustofa Bisri.

Menurut Anda, bagaimana? Kira-kira beliau mau tidak dengan tambahan gelar tersebut? Terlebih, mereka memiliki prinsip kehidupan yang berbeda dengan orang lain. Lalu, (mungkin) untuk apa perolehan gelar tersebut bagi mereka? Lagian, mereka sudah merasa “cukup” dalam kehidupannya. Waallahu’alam.

Semarang, 28 September 2020
Ditulis Dirumah jam 21.00 – 21.20 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: