Belajar Fiqih Munakahat

Belajar Fiqih Munakahat
Oleh Agung Kuswantoro

IMG_20200219_054227

Adalah Ulin, santri yang semangat mengaji fiqih. Ia selalu menyempatkan waktu ditengah kesibukannya bekerja sebagai guru di Sekolah Alam Ar-Rido, Banyumanik, Semarang. Ia memberi tahu saya ingin mengaji fiqih bab munakahat/pernikahan.

Dihari yang ditentukan, datanglah ia ke Madrasah Aqidatul Awwam. Kemudian, ke rumah saya. Kajian mengenai munakahat berlangsung hingga 45 menit/1 SKS

Cukup menurut saya, waktunya. Karena waktu saya dan dia terbatas. Ia bersungguh-sungguh belajar. Ia ingin ibadah “pernikahannya” khusyuk. Sehingga, membutuhkan ilmu-ilmu yang melekat.

Strategi pembelajarannya agar efektif ia membaca buku saya yang berjudul “Nasihat Menuju Akad Nikah” dan studi kasus di masyarakat mengenai pernikahan.

Ia mencermati dan mengamati pula proses akad nikah. Kemudian, merasakan apa yang saya tulis dalam buku “Nasihat Menuju Akad Nikah”. Ia bisa menilai dan merasakan sendiri, posisi seorang lelaki saat akad nikah.

Apa yang dilakukan oleh Ulin perlu dicontoh, bahwa ibadah itu butuh ilmu. Ilmu sebagai “pondasi” dalam menjalankan suatu ibadah.

Orang yang melakukan sholat belum tentu, menggunakan ilmu. Lihatlah gerakan sholatnya. Apakah memenuhi syarat wajibnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ilmu yang bisa menawab.

Sama halnya, ibadah nikah. Ada ilmunya. Tujuannya agar iman tetap melekat dalam kehidupannya.

Mencari ilmu tidak butuh modal mahal. Niat menjadi faktor utama. Ulin datang dari jauh, ke rumah saya hanya untuk ngaji fiqih. Tunggal, santrinya hanya dia saja. Saya pun senang belajar dengannya. Yuk bekali ibadah kita dengan ilmu agar menjadi khusyuk dalam beribadah. []

Semarang, 12 Februari 2020

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: