Lulusan SMP Raih Gelar Honoris Causa UNDIP

Oleh Agung Kuswantoro

Siapa orang yang tidak kenal dengan sosok Susi Pudjiastuti? Ia adalah Menteri Kelautan dan Perikanan. Ia dikenal sangat tomboy dalam berpenampilan. Tegas dalam bersikap. Tidak takut dengan dampak atas yang dilakukannya. Ia menghancurkan kapal-kapal dari negara lain yang mencuri ikan di perairan Republik Indonesia. Ia bernyali besar. Ia sangat loyal pada negara ini.

Tulisan ini tidak mengkaji detail diri beliau. Namun beberapa point yang saya dapat dari berita Tribun Jateng edisi 4 Desember 2016. Ia memperoleh gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Diponegoro (Undip). Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama mengatakan anugerah ini atas dasar keilmuan dan tindakan nyata yang dilakukan oleh Susi dengan bukti konsistensi dalam penegakan kedaulatan.

Gelar Honoris Causa atau gelar kehormatan adalah gelar kesarjanaan yang diberikan oleh suatu perguruan tinggi yang memenuhi syarat kepada seseorang, tanpa orang tersebut perlu untuk mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaan tersebut (wikipedia). Dapat dikatakan bahwa gelar honoris causa diperoleh tanpa kuliah di perguruan tinggi. Bayangkan coba, Susi yang hanya lulusan SMP bisa memperoleh gelar tersebut.

Dampak berita tersebut bagi saya adalah seseorang dalam bekerja harus total. Biasanya seseorang akan bekerja jika ada UANG-nya saja. Susi sangat tulus dan cinta terhadap pekerjaannya. Bayangkan, ia hanya lulusan SMP. Kuliah saja tidak. Namun kecintaannya dengan dunia “laut dan ikan” menjadikannya menjadi orang yang sukses. Ia sangat fokus dibidang tersebut. Bayangkan hanya lulusan SMP, ia memperoleh gelar HC – sebutan gelar honoris causa. Bahkan ia telah memberikan kuliah di Universitas Harvard, Boston, Amerika Serikat (Tempo: 16 Maret 2016).

Lulusan SMP mampu memberikan kuliah di Universitas luar negeri. Lulusan SMP mampu bereputasi internasional. Lulusan SMP mampu menyejahterakan masyarakat di sekitar lingkungannya. Lulusan SMP memiliki tekad menjaga kedaulatan negara. Lulusan SMP memiliki karakter kuat untuk menjadi pengusaha sukses.

Hebat. Kita saja yang sarjana belum tentu seperti beliau. Kita belum tentu memberikan sumbangsih kepada negara. Kita belum memberikan kuliah di universitas luar negeri, apalagi sekelas UNiversitas Boston, Amerika Serikat. Kita belum memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar. Kita belum menjadi pengusaha yang sukses.

Malu. Kita harus malu atas sikap kita. Kita mungkin selama ini menganggap lemah orang lain atas pendidikan yang rendah. Namun dengan pendidikan rendahnya mampu memberikan perbuatan NYATA untuk negara ini. Ia cinta akan kedaulatan negara ini. Sudah puluhan kapal ia bom dan hancurkan karena mencuri ikan di daerah perairan Republik Indonesia.

Marilah menjadi pribadi yang sederhana. Yang sedikit bicara, tapi banyak bekerja untuk memberikan sumbangan untuk negara. Negara butuh kita. Lakukan aksi yang sederhana di lingkungan kita. Fokus pada aksi tersebut. Pasti akan memberikan dampak untuk masyarakat. Ayo masyarakat menunggu kita. Tirulah Susi, hanya lulusan SMP namun ia memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia.

Semarang, 7 Desember 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: